Soekarno-Hatta Dibuka, 177 Pesawat Jalani Pemeriksaan
- 08 Sep 2026 12:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bandara Soekarno-Hatta kembali dibuka setelah penutupan sementara akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau
- Debu vulkanik mengarah ke barat daya pada ketinggian 6.000 feet dengan kecepatan 15 knot berdasarkan data BMKG dan VAAC Darwin
- Sekitar 177 pesawat diperiksa kelayakannya sebelum kembali diterbangkan untuk memastikan penerbangan berlangsung aman
RRI.CO.ID, Tangerang - Bandara Soekarno-Hatta kembali dibuka setelah penutupan sementara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, pembukaan dilakukan setelah pemerintah menerima informasi terbaru terkait pergerakan abu vulkanik.
Data BMKG dan Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin menunjukkan abu vulkanik bergerak ke arah barat daya. “Pada pukul 00.00 itu sudah mengarah ke arah Barat Daya pada ketinggian 6.000 feet dengan kecepatan 15 knot,” kata Dudy di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa, 8 September 2026.
Pemerintah sebelumnya menutup sementara sejumlah bandara di sekitar Jakarta akibat potensi gangguan abu vulkanik. Bandara tersebut meliputi Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, Pondok Cabe, dan Budiarto.
Dudy mengatakan, penutupan sementara berakhir pada Senin, 7 September 2026 pukul 23.59 WIB setelah dilakukan koordinasi lintas pemangku kepentingan. Pemerintah kemudian menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM) kepada seluruh maskapai sebagai dasar operasional penerbangan.
Pesawat kargo My Indo menjadi penerbangan pertama yang berangkat setelah Bandara Soekarno-Hatta kembali dibuka. Selanjutnya, penerbangan Garuda Indonesia menuju Sorong dan Jayapura serta Batik menuju Pontianak dijadwalkan beroperasi.
Meski bandara telah dibuka, pemerintah meminta pemeriksaan keselamatan tetap dilakukan sebelum penerbangan berlangsung. Pengelola bandara memastikan runway, taxiway, dan apron bersih dari abu vulkanik sebelum digunakan kembali.
Maskapai juga wajib memastikan pesawat yang akan diterbangkan dalam kondisi bersih dan aman melalui pemeriksaan internal. “Kami meminta para operator penerbangan untuk memastikan pesawat-pesawat yang akan digunakan benar-benar bersih, aman,” ujarnya.
Pemeriksaan juga dilakukan oleh inspektur Otoritas Bandara sebelum pesawat diizinkan beroperasi. Dudy meminta penumpang bersabar karena pemeriksaan kelayakan pesawat membutuhkan waktu tambahan.
Saat ini sekitar 177 pesawat berada di Bandara Soekarno-Hatta. Kemudian nantinya akan diperiksa sebelum kembali diterbangkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....