DPR Minta Warga Waspadai Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau

  • 07 Sep 2026 21:01 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
  • Sejumlah sekolah di wilayah Jakarta dan Depok mulai menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh guna mengantisipasi risiko paparan abu vulkanik.
  • Pihak SDN Anyelir 1 Depok menyiapkan skenario pembelajaran jarak jauh setelah memantau aktivitas erupsi serta menerima arahan resmi dari Dinas Pendidikan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Warga diminta menghindari aktivitas luar rumah serta menggunakan pelindung mata jika terpaksa harus keluar gedung.

Pernyataan resmi tersebut dirilis pada Minggu, 6 September 2026 untuk merespons meningkatnya ancaman dampak erupsi. Masyarakat juga diminta menutup ventilasi kediaman serta menjaga kebersihan pasokan air bersih dan makanan harian.

Dasco menyampaikan imbauan keselamatan masyarakat tersebut melalui sebuah unggahan media sosial akun Instagram miliknya. Pengendara kendaraan bermotor diminta ekstra waspada akibat kondisi jalan licin serta keterbatasan jarak pandang.

“Mari hindari dulu aktivitas di luar ruangan, dan jika memang terpaksa, pastikan memakai masker yang proper,” kata Dasco dalam unggahan Instagramnya.

Ia menegaskan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) siap memantau penanganan erupsi oleh pemerintah. Masyarakat diminta menaati batas radius aman keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara disiplin.

“DPR akan terus mengawal respons pemerintah dalam penanganan bencana ini, mulai dari pemantauan aktivitas gunung, penyampaian informasi kepada publik, hingga pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak,” ujarnya.

Dasco mengajak seluruh warga untuk saling peduli dan mematuhi arahan keselamatan dari pihak berwenang. Langkah ini dinilai penting demi menjaga kondusivitas serta ketertiban umum di tengah situasi darurat.

"Tetap tenang, waspada, dan saling menjaga,"ujarnya.

Sementara itu pantauan lapangan menunjukkan sejumlah sekolah di Jakarta dan Depok menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Langkah antisipasi sebaran abu vulkanik tersebut segera dilakukan guna menjaga keselamatan seluruh peserta didik.

Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Anyelir 1 Depok Dudung Badrujaman menjelaskan persiapan protokol kesehatan siswa. Pihak sekolah telah memantau perkembangan aktivitas erupsi gunung tersebut sejak Sabtu, 5 September 2026.

"“Dari hari Minggu, kita sudah mulai melakukan imbauan terkait dengan protokol kesehatan menghadapi kondisi yang sekarang sedang ramai, erupsi dari Gunung Anak Krakatau ini,” kata Dudung kepada RRI.CO.ID, Senin, 7 September 2026.

Dudung menyatakan bahwa pihak sekolah kemudian menyiapkan skenario pembelajaran jarak jauh bagi seluruh siswa. Kebijakan tersebut diambil setelah mengonfirmasi petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh pihak Dinas Pendidikan setempat.

“Kita juga sudah siapkan pembagian tugas, skenarionya bagaimana untuk hari ini. Dan semalam surat resminya sudah keluar,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....