Hasil 'Paper Test' Bandara Soetta, Negatif Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
- 07 Sep 2026 20:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hasil pengujian atau paper test pada Bandara Internasional Soekarno- Hatta dinyatakan negatif abu vulkanik Gunung Api Anak Krakatau
- Kementerian Perhubungan ingin memastikan arah angin sebelum Bandara Soekarno-Hatta kembali beroperasi
- Bandara Soekarno-Hatta ditutup karena abu vulkanik
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengatakan hasil pengujian atau paper test pada Bandara Internasional Soekarno- Hatta dinyatakan negatif. Bandara tersebut dinyatakan negatif dari abu vulkanik Gunung Api Anak Krakatau.
"Soekarno-Hatta ini, empat kali berturut-turut paper test-nya telah menunjukkan hasil negatif. Artinya tidak ada debu vulkanik yang terpantau dari paper test ini," kata Teuku Faisal Fathani dalam rapat secara daring yang dipimpin oleh Presiden Prabowo, Senin, 7 September 2026.
Pihaknya terus berkoordinasi dengan Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Koordinasi diantaranya terkait pembukaan secara terbatas Bandara Soekarno-Hatta.
Koordinasi juga dengan tujuan agar dokumen Significant Meteorological Information (SIGMET) segera dipulihkan. Hal itu menyusul bandara tersebut bebas dari abu vulkanik.
"Nanti bapak Menteri Perhubungan selanjutnya akan menjelaskan terkait dengan otoritas bandara yang akan menentukan pembukaan. Mungkin secara terbatas dari bandara-bandara yang telah dipantau empat kali berturut-turut telah bersih dari debu vulkanik," katanya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi tidak ingin serta merta membuka operasional Bandara Soekarno-Hatta. Ia ingin memastikan kondisi atau pergerakan angin.
"Kami tidak langsung serta-merta, kami buka (Bandara Soetta). Kami ingin memastikan betul mengingat bahwa sebagaimana kemarin terjadi perubahan dari angin yang semula bergerak ke arah Timur, dari Barat kemudian bergerak ke arah Timur,” kata Menteri Dudy.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....