Erupsi Anak Krakatau Tak Pengaruhi Operasional Bus Kampung Rambutan

  • 07 Sep 2026 17:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau tidak memengaruhi operasional bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta.
  • Kepala Pengelola Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Revi Zulkarnaen menjelaskan operasional bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan tetap berjalan normal

RRI.CO.ID, Jakarta - Erupsi Gunung Anak Krakatau tidak memengaruhi operasional bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta. Hal tersebut disampaikan Kepala Pengelola Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Revi Zulkarnaen.

Revi menjelaskan operasional bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan tetap berjalan normal. Ia mengatakan seluruh trayek menuju Sumatra dan Jawa tetap beroperasi normal hingga kini.

“Sampai saat ini erupsi Gunung Anak Krakatau sama sekali tidak memengaruhi angkutan bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan. Seluruh layanan bus AKAP tetap beroperasi normal dan tidak mengalami gangguan akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau,” kata Revi Zulkarnaen saat diwawancarai RRI.CO.ID, Senin, 7 September 2026.




Menurutnya, bus dengan tujuan Lampung, Padang, Palembang, Jambi, Bengkulu, Medan, hingga Aceh tetap beroperasi normal. Begitu pula dengan layanan bus menuju berbagai wilayah di Pulau Jawa.

“Untuk tujuan Sumatra, seperti Lampung, Padang, Palembang, Jambi, Bengkulu, Medan, dan Aceh, sama sekali tidak terpengaruh hingga kini. Seluruh bus menuju berbagai daerah di Jawa juga tetap beroperasi seperti biasa tanpa gangguan akibat aktivitas erupsi,” ucap Revi.

Di sisi lain, Revi menyebut terjadi peningkatan jumlah penumpang pada bus dengan layanan kelas tertentu. Di antaranya sleeper bus, double decker, dan suite class. Peningkatan tersebut diduga terjadi karena sebagian masyarakat yang sebelumnya menggunakan transportasi udara beralih menggunakan bus AKAP.



Untuk bus yang kelasnya lebih bagus seperti sleeper bus dan double decker, itu malah ada peningkatan jumlah penumpang. Peningkatan jumlah penumpang terjadi pada bus dengan kelas lebih bagus, terutama sleeper bus dan double decker hingga sekarang,” ujar Revi mengungkapkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....