Bandara Husein Sastranegara Bandung Ditutup Sementara, Terimbas Abu Anak Krakata
- 06 Sep 2026 16:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Perhubungan menutup sementara operasional penerbangan di Bandara Husein Sastranegara Bandung akibat terdampak abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.
RRI.CO.ID, Bandung – Kementerian Perhubungan menutup sementara operasional penerbangan di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. Penutupan dilakukan setelah hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Pada pukul 12.00 WIB, Bandara Husein Sastranegara terindikasi sudah terdampak,” kata Menteri Perhubungan (Menhub), Dudi Purwagandhi, Minggu 6 September 2026. “Sehingga sejak saat itu kami nyatakan bandara tersebut ditutup untuk penerbangan.
Menhub menyatakan pihaknya terus memeriksa dan memperbarui informasi terkait kondisi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di sejumlah bandara. Pemantauan dilakukan dengan melibatkan berbagai instansi serta pemangku kepentingan.
Di antaranya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Kemudian AirNav Indonesia, PT Angkasa Pura, serta maskapai penerbangan.
Menurut Menhub, keputusan penutupan bandara dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan kondisi aktual di lapangan. Informasi mengenai sebaran abu vulkanik dari BMKG menjadi salah satu dasar dalam menentukan kelayakan operasional penerbangan.
Menhub juga meminta maskapai tidak memaksakan penerbangan apabila kondisi belum memungkinkan. Menurut dia, keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas dalam setiap keputusan operasional.
“Kami juga sampaikan kepada pihak airlines sebagai operator penerbangan untuk senantiasa mengedepankan keselamatan dan keamanan dari penerbangan,” katanya. “Jangan memaksakan penerbangan apabila kondisi tidak atau belum memungkinkan.”
Dudi menambahkan saat ini kondisi sebaran abu vulkanik masih terus dipantau karena dapat berubah mengikuti dinamika cuaca. Karena itu, Kementerian Perhubungan akan terus memperbarui informasi kepada masyarakat dan operator penerbangan.
Pemerintah sebelumnya menutup lima bandara berdasarkan informasi sebaran abu vulkanik dari BMKG. Di antaranya Radin Inten II Lampung, Soekarno-Hatta Jakarta, Halim Perdanakusuma Jakarta, Pondok Cabe Jakarta, dan Budiarto Curug Tangerang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....