Garuda dan Pelita Air Hentikan Penerbangan Melalui Soetta
- 06 Sep 2026 13:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Maskapai Garuda Indonesia dan Pelita Air menghentikan operasional penerbangan dari serta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta)
- Lantaran, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak langsung pada operasional penerbangan diwilayah Jakarta
RRI.CO.ID, Tangerang - Maskapai Garuda Indonesia dan Pelita Air menghentikan operasional penerbangan dari serta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Lantaran, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak langsung pada operasional penerbangan diwilayah Jakarta.
"Sebaran abu vulkanik membuat sejumlah jadwal penerbangan harus disesuaikan demi menjaga keselamatan. Maskapai Garuda Indonesia mengumumkan penghentian sementara beberapa penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta," ujar manajemen Garuda Indonesia dalam keterangan resminya, Minggu 6 September 2026.
Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca dan keamanan penerbangan. Selain Bandara Soetta, dampak abu vulkanik juga memengaruhi operasional di Bandara Raden Inten II, Lampung. Kedua bandara tersebut sempat ditutup sementara hingga kondisi dinyatakan aman oleh otoritas terkait.
"Penumpang diimbau untuk tetap tenang dan aktif memantau informasi terbaru. Garuda Indonesia memastikan keselamatan penumpang dan awak pesawat menjadi prioritas utama dalam situasi ini," ucapnya.
Sehubungan dengan kondisi erupsi, Garuda Indonesia melakukan penyesuaian terhadap jadwal penerbangan. Hal ini mencakup rute dari dan menuju Jakarta serta beberapa wilayah terdampak lainnya.
Penyesuaian dilakukan karena penutupan sementara bandara akibat abu vulkanik yang dapat membahayakan penerbangan. Operasional akan kembali berjalan normal secara bertahap setelah bandara dinyatakan aman.
"Garuda Indonesia mengimbau seluruh penumpang untuk mengecek status penerbangan sebelum berangkat ke bandara. Hal ini penting agar perjalanan tetap terencana dan tidak mengalami kendala," kata dia.
Dengan memantau informasi secara berkala, penumpang dapat menyesuaikan jadwal perjalanan dengan lebih mudah. Bagi penumpang yang terdampak pembatalan atau penundaan, Garuda Indonesia menyediakan opsi perubahan jadwal maupun pengembalian dana. Proses ini dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dari maskapai.
Langkah ini diharapkan dapat membantu penumpang tetap memiliki alternatif perjalanan. Garuda Indonesia juga terus memberikan pembaruan informasi secara berkala melalui kanal resminya.
Hal serupa dilayangkan Direktur Utama Pelita Air, Faik Fahmi. Dia mengatakan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau terpaksa membatalkan beberapa penerbangan.
"Kami buka secara bertahap sampai kondisi dan keadaan sudah aman serta terkendali. Kamipun meminta maaf kepada para penumpang Pelita Air," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....