Wamendikdasmen Dorong Penguatan PAUD Berbasis Lingkungan

  • 05 Sep 2026 17:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Pangandaran - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mendorong penguatan pendidikan anak usia dini berbasis lingkungan. Hal itu disampaikan saat meresmikan Susi Environmental School di Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu, 5 September 2026.

Sekolah tersebut merupakan layanan PAUD yang diinisiasi Susi Pudjiastuti untuk mendekatkan anak dengan alam. Fajar menilai pendidikan sejak usia dini merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia secara berkelanjutan.

“Atas nama Kemendikdasmen, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ibu Susi. Ini menunjukkan keberanian berinvestasi pada sumber daya manusia sejak usia dini,” ujar Fajar.

Menurut Fajar, konsep pembelajaran di Susi Environmental School sejalan dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam. Pendekatan tersebut mendorong anak mendapatkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

“Apa yang dilakukan di sini relevan dengan Pembelajaran Mendalam. Anak belajar secara berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, di dalam maupun di luar ruang,” katanya.

Fajar menilai pembelajaran berbasis alam semakin relevan di tengah kehidupan anak yang semakin lekat dengan gawai dan media sosial. Dalam kunjungannya, Fajar juga berinteraksi dengan anak-anak PAUD dan meninjau fasilitas pembelajaran di sekolah tersebut.

Di Pangandaran, seluruh 93 desa telah memiliki layanan PAUD dan 10 kecamatan telah memiliki PAUD negeri. Namun, angka partisipasi sekolah anak usia lima hingga enam tahun masih berada di kisaran 86,67 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan penguatan akses dan partisipasi PAUD masih diperlukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Fajar menegaskan PAUD menjadi bagian penting dari Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari satu tahun prasekolah.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan memperkuat kesiapan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar. Fajar juga mengaitkan peran masyarakat dengan pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai pusat keunggulan pendidikan daerah.

“Kalau pemerintah membangun pusat keunggulan melalui SNT. Maka yang dilakukan Ibu Susi menunjukkan bahwa pusat keunggulan juga dapat tumbuh dari masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti mengatakan, pendirian sekolah tersebut merupakan bentuk partisipasinya menyiapkan generasi yang mencintai alam. “Saya ingin berpartisipasi mendidik tunas bangsa untuk cinta alam dan punya semangat menjadikan Indonesia lebih baik,” ujar Susi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....