Pemerintah Tambah Dua IFP di Setiap Sekolah pada 2027
- 05 Sep 2026 12:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah akan menambah dua Interactive Flat Panel (IFP) di setiap sekolah pada 2027. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan, penambahan tersebut melanjutkan program digitalisasi pendidikan.
“Nanti tahun 2027 insyaallah dua tetap dibagikan. Sehingga masing-masing satuan pendidikan memiliki enam IFP,” kata Mu’ti dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Program Revitalisasi Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran di Jakarta, Jumat, 4 September 2026.
Mu’ti mengatakan, setiap sekolah telah menerima tiga IFP pada 2026 untuk mendukung pembelajaran interaktif. Dengan tambahan dua perangkat pada 2027, setiap satuan pendidikan ditargetkan memiliki enam IFP pada akhir tahun.
Sebelumnya, pemerintah telah mendistribusikan 288 ribu unit IFP ke berbagai sekolah di Indonesia. Mu’ti menegaskan pemanfaatan IFP harus berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Menurutnya, perangkat digital tersebut harus mendukung penerapan pembelajaran mendalam atau deep learning di sekolah. “Konsekuensi-konsekuensi dari IFP tentu harus berkorelasi langsung dengan mutu pendidikan,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan penambahan IFP akan berdampak terhadap peningkatan konsumsi listrik di sekolah. Untuk mengatasi konsekuensi pembiayaan tersebut, sekolah diperbolehkan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Konsekuensi pembiayaan sebagai akibat dari bertambahnya IFP di sekolah. Ini pun dimungkinkan dibiayai menggunakan dana BOS,” katanya.
Mu’ti meminta kepala sekolah memahami ketentuan penggunaan dana BOS agar anggaran dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Selain mendukung operasional, dana BOS juga dapat digunakan untuk memperbaiki kerusakan ringan di satuan pendidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....