Sejumlah Dapur MBG Diselidiki Polisi, BGN Benahi Tata Kelola
- 04 Sep 2026 11:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BGN menyerahkan kasus dugaan keracunan MBG kepada aparat penegak hukum untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana.
- Sejumlah dapur SPPG telah diselidiki kepolisian, bahkan beberapa kasus sudah naik ke tahap penyidikan.
- BGN akan memperbaiki tata kelola MBG secara menyeluruh, karena 80–90 persen kasus disebut berkaitan dengan ketidaktaatan terhadap SOP.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono menyebut pihaknya menyerahkan temuan kasus dugaan keracunan MBG kepada aparat penegak hukum. Ia memastikan aparat menyelidiki SPPG yang diduga menjadi penyebab keracunan MBG.
"Jadi gini, pidana atau tidaknya itu tergantung hasil penyelidikan dari pihak aparat penegak hukum," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Jumat, 4 September 2026. Ia menyebut beberapa dapur yang menyebabkan keracunan MBG diselidiki oleh pihak kepolisian.
Ia mengatakan bahwa laporan kepolisian, sejumlah titik dapur yang diduga menyebabkan keracunan makanan telah menjalani penyelidikan. Ia menyebut, beberapa kasus bahkan sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan.
"Sejauh ini laporan yang kami terima dari kepolisian, beberapa titik dapur yang kemudian menyebabkan gangguan kesehatan. Adapun keracunan makanan itu dilakukan penyelidikan dan ada yang sudah naik penyidikan," ujarnya.
Ia mengatakan pihaknya tengah beres-beres tata kelola MBG dari kepemimpinan sebelumnya. Ia mengaku drop saat mengetahui ada temuan kasus keracunan baru-baru ini.
"Kami pastikan kami berusaha keras, ya, bagaimana, kami tadi sudah, sudah jelaskan juga di dalam. Dari kasus keracunan yang ada itu kalau kita breakdown, itu 80-90% tuh karena tidak taat SOP," ucapnya.
Ia mengaku terpukul dengan temuan keracunan MBG di sejumlah wilayah. Ia berjanji akan memperbaiki tata kelola MBG secara menyeluruh.
"Beberapa hari terakhir ini kemudian tersebar berita adanya keracunan di Sidoarjo, di Agam, kemudiaan di Lasem, Rembang. Ini tentu saja kami sangat, sangat terpukul sebetulnya, insyallah ini kami, kita perbaiki semua tata kelolanya," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....