Pastikan Pemulihan Pasca Bencana Berjalan Optimal, Wapres Kembali ke Sumut
- 04 Sep 2026 07:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Presiden Gibran Rakabuming melakukan kunjungan ke Sumatra Utara pada 4 Agustus 2026 untuk meninjau penanganan dan pemulihan pascabencana banjir dan longsor.
- Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan proses pemulihan bencana terus berlanjut dan kendala di masa transisi dapat ditangani dengan baik.
- Upaya pemerintah fokus pada pemberdayaan masyarakat agar dapat segera bangkit dari dampak bencana alam yang menimpa sejumlah Kabupaten/Kota di Sumatra Utara.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming kembali berkunjung ke Sumatra Utara (Sumut), Jumat, 4 Agustus 2026. Wapres dijadwalkan meninjau secara langsung perkembangan penanganan dan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di sejumlah Kabupaten/Kota di Sumut.
Kehadiran Wapres ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proses pemulihan bencana terus berlanjut. Termasuk memastikan kendala yang dialami di masa transisi tertangani dengan baik dan masyarakat dapat segera bangkit.
Dalam kesempatan ini, Wapres juga akan meninjau pembangunan dan perbaikan sejumlah fasilitas serta infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat bencana. Pemulihan tersebut tidak hanya untuk mengembalikan fungsi infrastruktur, tetapi juga memperkuat perlindungan masyarakat dari potensi bencana di masa mendatang.
Infrastruktur yang lebih tangguh sendiri diharapkan dapat mendukung pemulihan wilayah dan meningkatkan ketahanan kawasan. Termasuk memastikan warga kembali hidup aman, produktif, dan mandiri.
Pemenuhan kebutuhan tempat tinggal menjadi bagian penting dalam pemulihan masyarakat terdampak, khususnya selama masa transisi pascabencana. Dalam kunjungan ini, Wapres akan meninjau pembangunan hunian tetap (huntap).
Ia juga akan meninjau penyediaan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang tempat tinggalnya terdampak bencana. Selain pemenuhan kebutuhan hunian, Wapres juga akan menyerap langsung aspirasi dan keluhan masyarakat terdampak.
Hal ini ntuk mengetahui berbagai kendala yang masih dihadapi selama masa pemulihan. Masukan tersebut akan menjadi perhatian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar maupun kebutuhan penunjang kehidupan masyarakat.
Dengan demikian, dukungan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan membantu warga kembali menjalankan aktivitas. Termasuk memulihkan kehidupan sosial dan ekonomi, serta berangsur-angsur mandiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....