Kebakaran Kapal di Perairan Kabaena, Dua Awak Meninggal

  • 03 Sep 2026 08:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 13 awak LCT Legenda Nusantara 699 berhasil dievakuasi setelah kapal terbakar di Perairan Kabaena, Sulawesi Tenggara
  • Dua awak kapal meninggal dunia, empat menjalani perawatan intensif, sedangkan tujuh lainnya dilaporkan selamat
  • Kapal yang membawa alat berat dan bahan kimia kemudian tenggelam, sementara muatan chemical dilaporkan tumpah ke perairan

RRI.CO.ID, Raha - Sebanyak 13 awak kapal LCT Legenda Nusantara 699 berhasil dievakuasi setelah kapal mengalami kebakaran. Dua awak kapal meninggal dunia, empat menjalani perawatan intensif, sementara tujuh lainnya dilaporkan selamat.

Kecelakaan tersebut terjadi di Perairan Kabaena, Selat Tiworo, Sulawesi Tenggara, Selasa, 1 September 2026. Penanganan evakuasi dilakukan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bersama instansi terkait.

Kepala Kantor UPP Kelas II Raha, Hamjan, langsung berkoordinasi dengan sejumlah instansi setelah menerima informasi kejadian. Koordinasi dilakukan bersama Polres Muna, Pol Air Raha, Basarnas Kendari, Wilker Tampo UPP Raha, serta instansi terkait.

“Begitu menerima informasi kejadian, kami langsung berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengerahkan upaya untuk melakukan evakuasi terhadap seluruh awak kapal. Keselamatan dan penyelamatan awak kapal menjadi prioritas utama dalam penanganan ini,” ujar Hamjan dalam keterangannya, di Raha, Rabu, 2 September 2026.

Setelah proses evakuasi selesai, pihak berwenang memastikan awak kapal yang membutuhkan pertolongan medis segera mendapatkan penanganan. Empat awak kapal kemudian menjalani perawatan intensif di RSUD dr. H. LMS Baharuddin, M.Kes., Kabupaten Muna.

“Setelah seluruh awak kapal berhasil dievakuasi, kami memastikan para korban mendapatkan penanganan medis sesuai dengan kondisi masing-masing. Kami juga terus memantau perkembangan kondisi mereka,” kata Hamjan.

Pihak berwenang masih mendalami penyebab pasti kematian Mualim II dan Juru Minyak III melalui pemeriksaan lanjutan. Pengumpulan keterangan juga dilakukan untuk mengetahui secara resmi rangkaian kejadian kecelakaan tersebut.

Berdasarkan laporan awal, LCT Legenda Nusantara 699 melayani rute Jakarta–Morowali dengan membawa alat berat dan muatan bahan kimia. Kapal mengalami guncangan akibat gelombang dari arah samping sehingga muatan di dalam kapal bergeser.

Pergeseran muatan diduga menyebabkan tanki IBC bermuatan chemical mengalami kebocoran dan cairannya mengenai bagian kapal. Cairan tersebut kemudian mengenai plat besi serta palet atau tangki lainnya hingga menimbulkan asap pekat dan api.

Setelah kebakaran terjadi, LCT Legenda Nusantara 699 dilaporkan tenggelam dan muatan chemical dilaporkan tumpah ke perairan. Ditjen Perhubungan Laut terus berkoordinasi untuk menangani dampak tumpahan terhadap lingkungan laut serta memprioritaskan keselamatan jiwa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....