Puan: Masih Banyak yang Harus Dibenahi, DPR Buka Diri terhadap Kritik dan Masukan

  • 01 Sep 2026 13:59 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Puan Maharani menegaskan DPR RI masih memiliki banyak ruang untuk berbenah dan meningkatkan kualitas kinerjanya.
  • DPR RI membuka diri terhadap kritik dan masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperbaiki kinerja serta menjaga kedekatan dengan rakyat.
  • Puan menyebut kepercayaan rakyat harus dibangun melalui konsistensi antara aspirasi yang didengar, kebijakan yang diambil, dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mengakui masih terdapat banyak ruang bagi DPR untuk berbenah dan meningkatkan kualitas kinerjanya. Puan menegaskan, pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan dari berbagai kalangan masyarakat.

"Masih terdapat banyak ruang untuk berbenah diri dan meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, pengawasan, serta diplomasi parlemen. Karena itu, DPR RI terbuka terhadap masukan, kritik dari berbagai kalangan masyarakat," ujar Puan saat menyampaikan laporan kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 dalam Rapat Paripurna Khusus di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 September 2026.

Kritik terhadap DPR, kata Puan, tidak semestinya dipandang sebagai bentuk jarak antara rakyat dan lembaga legislatif. Sebaliknya, kritik merupakan bagian dari hubungan demokratis yang dapat menjaga DPR tetap dekat dengan aspirasi masyarakat.

"Kritik tidak semestinya dipandang sebagai jarak antara rakyat dan DPR. Melainkan sebagai bagian dari hubungan demokratis yang menjaga DPR RI tetap dekat dengan aspirasi dan kenyataan hidup rakyat," katanya.

Puan mengatakan, setiap kritik dan masukan akan menjadi pendorong bagi DPR untuk memperbaiki diri. "DPR RI akan menjadikan setiap kritik dan masukan sebagai pendorong untuk memperbaiki diri dan bertransformasi secara lebih baik," ujar Puan.

Ia menegaskan, kepercayaan masyarakat terhadap DPR tidak cukup dibangun melalui pernyataan atau komunikasi semata. Menurutnya, kepercayaan harus diwujudkan melalui konsistensi antara aspirasi, kebijakan, dan manfaat.

"DPR RI memahami bahwa kepercayaan rakyat tidak tumbuh hanya dari apa yang disampaikan melalui kata-kata. Tetapi terutama dari konsistensi antara aspirasi yang didengar, kebijakan yang diambil, dan manfaat yang dapat dirasakan oleh rakyat," kata Puan.

"Kinerja DPR RI sebagai wakil rakyat pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak yang dikerjakan. Akan tetapi seberapa berarti hasil kerja DPR RI bagi kehidupan rakyat," ujarnya melanjutkan.

Dalam laporan kinerja tersebut, Puan menyampaikan bahwa DPR telah menyelenggarakan 1.377 rapat sepanjang Tahun Sidang 2025-2026. DPR juga menerima 9.205 pengaduan masyarakat dalam periode 2025-2026.

Puan menilai momentum HUT ke-81 DPR RI menjadi kesempatan untuk memperkuat pengabdian dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. "81 tahun DPR RI bukanlah tentang sudah seberapa jauh DPR RI berjalan, tetapi tentang sudah seberapa dekat perjalanan kita dengan rakyat," kata Puan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....