Kemenekraf Minta Tambahan Anggaran Rp1,73 Triliun untuk 2027
- 01 Sep 2026 13:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemenekraf usulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,73 triliun untuk tahun 2027.
- Anggaran tersebut akan digunakan untuk penguatan program ekonomi kreatif.
- Komisi VII DPR RI meminta Kemenekraf menyusun roadmap ekraf terpadu dan terukur.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,73 triliun untuk mendukung pelaksanaan program ekonomi kreatif pada 2027. Hal ini disampaikan Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, dalam rapat Komisi VII DPR RI, Senin, 31 Agustus 2026.
Ia mengatakan, tambahan anggaran diperlukan untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan program dan pagu yang tersedia. Anggaran tambahan itu juga dibutuhkan untuk memastikan pencapaian target kinerja sektor ekonomi kreatif.
“Sedangkan untuk tahun 2027, Kemenekraf mengusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp1,7 triliun. Sebagian besar diarahkan mendukung pelaksanaan program Ekraf,” ucap Teuku Riefky.
Riefky menyampaikan, Kemenekraf saat ini memperoleh pagu indikatif 2027 sebesar Rp428,6 miliar. Angka tersebut dinilai belum memadai untuk menjalankan berbagai program strategis yang telah direncanakan.
Menurutnya, tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk memperkuat program pengembangan ekonomi kreatif. Utamanya melalui aktivasi desa kreatif, creative hub, dan program Creative by Indonesia.
Selain itu, tambahan anggaran diarahkan untuk bantuan pemerintah, penguatan kelembagaan, dan diplomasi ekonomi kreatif. Anggaran tersebut juga digunakan untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Adapun, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty meminta Kementerian Ekonomi Kreatif segera menyusun roadmap terpadu. Tujuannya untuk memastikan program ekonomi kreatif menjadi bagian dari prioritas nasional.
Menurutnya, program Desa Kreatif, Kreatif Hub, dan Kreatif by Indonesia perlu disatukan dalam roadmap yang dilengkapi target terukur. Target tersebut mencakup jumlah daerah, pelaku ekonomi kreatif yang difasilitasi, peningkatan omzet, ekspor, investasi, hingga penyerapan tenaga kerja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....