Raih KNPI Award, Fahira Idris: Pemuda Masa Depan dan Kekuatan Bangsa

  • 30 Agt 2026 16:14 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris menerima penghargaan Advokasi dan Pemberdayaan Sosial Pemuda (Youth Advocacy & Social Empowerment Award) dalam ajang KNPI Award 2026
  • KNPI Award 2026 digelar sebagai bagian dari momentum perjalanan 53 tahun KNPI.
  • Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kontribusi Fahira dalam bidang advokasi dan pemberdayaan sosial, khususnya yang berkaitan dengan generasi muda.

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota DPD RI Fahira Idris menerima penghargaan Advokasi dan Pemberdayaan Sosial Pemuda (Youth Advocacy & Social Empowerment Award) dalam ajang KNPI Award 2026 di Jakarta, Sabtu 29 Agustus 2026 malam. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Fahira dalam bidang advokasi dan pemberdayaan sosial, khususnya yang berkaitan dengan generasi muda.

Fahira menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama beserta jajaran pengurus atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan itu bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan amanah sekaligus pengingat untuk terus menghadirkan kerja nyata dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada KNPI atas penghargaan Advokasi dan Pemberdayaan Sosial Pemuda ini. Bagi saya, penghargaan adalah amanah dan pengingat untuk terus berbuat dan bermanfaat,” ujar Senator asal Dapil DKI Jakarta itu, usai menerima penghargaan.

KNPI Award 2026 digelar sebagai bagian dari momentum perjalanan 53 tahun KNPI dengan mengusung tema “Peran Pemuda, Masa Depan Bangsa!”. Sejumlah tokoh yang dinilai berkontribusi dalam kepemimpinan, kepemudaan, pemberdayaan, inovasi, dan pembangunan bangsa turut menerima penghargaan tersebut.

Lebih jauh, Fahira menilai posisi pemuda semakin strategis di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat, perkembangan teknologi, transformasi ekonomi, hingga berbagai tantangan kehidupan masyarakat.

Karena itu, menurutnya, kebijakan dan gerakan kepemudaan harus mampu membuka akses dan ruang yang lebih luas bagi anak muda untuk tumbuh, berdaya, berkarya. Sekaligus ikut menyelesaikan persoalan bangsa.

“Pemuda bukan hanya masa depan bangsa. Pemuda adalah kekuatan bangsa hari ini. Karena itu, kita harus membuka ruang seluas-luasnya agar semua anak muda di Indonesia tumbuh, berdaya, berkarya, dan hadir memberikan solusi bagi masyarakat,” kata Fahira.

Fahira lantas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tiga bidang yang selama ini menjadi bagian dari pengabdiannya kepada masyarakat. Yakni, advokasi kesehatan, advokasi hukum, dan pemberdayaan sosial pemuda.

Di bidang kesehatan,

Ia menilai keterlibatan pemuda perlu diperluas melalui gerakan sosial, edukasi, kesukarelawanan, serta kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Sementara dalam advokasi hukum, Fahira mendorong generasi muda untuk semakin memahami hak dan kewajibannya, memperoleh akses terhadap pendampingan hukum, serta tumbuh sebagai generasi yang menjunjung keadilan dan supremasi hukum.

Adapun pemberdayaan sosial, kata Fahira, harus memberikan kesempatan kepada pemuda untuk mengembangkan kapasitas, kepemimpinan, kreativitas, jejaring. Serta kemampuan menghadirkan solusi konkret bagi lingkungan sekitar.

“Insya Allah, saya akan terus berkomitmen memperkuat advokasi kesehatan, advokasi hukum, serta pemberdayaan sosial pemuda. Kita ingin semakin banyak anak muda yang bukan hanya memiliki kesempatan, tetapi juga mempunyai kapasitas dan keberanian untuk memberi manfaat,” ujarnya.

Fahira yang juga Ketua Umum Bang Japar selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Termasuk donor darah di 44 kecamatan di Jakarta dan pemeriksaan kesehatan gratis.

KNPI Didorong Jadi Rumah Besar Pemuda

Fahira juga mengapresiasi KNPI yang dinilainya terus menjaga ruang berhimpun dan kolaborasi bagi generasi muda. Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki tanggung jawab penting untuk memperkuat persatuan, melahirkan kepemimpinan baru, serta membangun budaya kolaborasi di kalangan pemuda.

Ia berharap KNPI dapat terus menjadi rumah besar yang menjembatani keragaman organisasi, gagasan, latar belakang, dan potensi generasi muda Indonesia dalam semangat persatuan.

“Perbedaan di kalangan pemuda harus menjadi energi untuk berkolaborasi. Bangsa ini membutuhkan pemuda yang berani bermimpi, mau bekerja, peduli kepada sesama, dan mampu bergerak bersama,” kata Fahira.

Selain Fahira Idris, sejumlah tokoh lainnya juga menerima KNPI/Pemuda Award 2026. Mereka antara lain Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Adhyaksa Dault, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat.

Kamudian, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria. Serta, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....