Kementerian Ekraf Usul Kopi Pegunungan Dieng Jadi Tema Festival Tahun Depan
- 30 Agt 2026 13:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Ekonomi Kreatif mengusulkan Kopi Pegunungan Dieng menjadi tema Festival Kopi Dieng tahun depan
- Tema yang lebih spesifik dinilai dapat mengarahkan seluruh rangkaian festival pada promosi Kopi Dieng
- Kegiatan talkshow, minum kopi bersama Bupati, hingga street coffee dapat dikembangkan dengan tema tersebut
- Kementerian Ekraf juga mengusulkan pembuatan profil Kopi Dieng sebagai materi promosi, termasuk terkait status Indikasi Geografis
- Pengembangan Kopi Dieng menjadi bagian dari konsep GI Tourism yang mengenalkan kopi dari proses penanaman hingga penyajian
RRI.CO.ID, Banjarnegara - Kementerian Ekonomi Kreatif mengusulkan Kopi Pegunungan Dieng menjadi tema Festival Kopi Dieng tahun depan. Tema tersebut diharapkan bersifat teknikal sekaligus promosional.
Direktur Musik Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Dr. Mohammad Amin mengatakan tema yang lebih spesifik dapat membuat seluruh kegiatan festival mengarah pada Kopi Dieng.
“Kalau bisa tahun depan boleh enggak temanya itu kopi pegunungan Dieng jadi sesuatu tema yang sifatnya teknikal dan promosional,” ujar Amin dalam IP Talks & Coffee di Festival Kopi Dieng 2026 yang disiarkan secara langsung YouTube DJKI Kemenkum, Sabtu 29 Agustus 2026.
Amin mengatakan tema umum dan humanis tetap baik untuk sebuah festival. Namun, menurutnya, tema yang lebih spesifik akan membuat berbagai kegiatan dalam festival memiliki arah yang sama.
“Kalau seandainya temanya Festival Kopi Dieng maka seluruh kurasi-kurasi, all of semua apa yang ada dalam festival itu mengacu pada Festival Kopi Dieng,” katanya.
Menurut Amin, kegiatan seperti talkshow, minum kopi bersama Bupati hingga street coffee dapat diarahkan pada tema tersebut. Dengan demikian, berbagai kegiatan yang digelar tetap bermuara pada Kopi Dieng.
Amin juga mengusulkan agar Kopi Dieng memiliki profil yang dapat digunakan sebagai materi promosi. Profil tersebut dapat dibawa dan ditampilkan ketika Bupati melakukan berbagai kegiatan di luar daerah.
“Kalau seandainya profil dari festival dari kopi Dieng, bukan festivalnya tapi kopi Dieng, bagaimana dia kemudian disampaikan pada IG, indikasi geografis itu dibuatkan profilnya,” ujarnya.
Menurut Amin, profil tersebut dapat digunakan untuk memperkenalkan Kopi Dieng di berbagai tempat. Materi itu juga dapat diputar dalam kegiatan yang dilakukan pemerintah.
Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Banjarnegara, Kristiano Hadi Pranoto mengatakan Kopi Pegunungan Dieng menjadi salah satu produk yang dikembangkan dalam Festival Kopi Dieng. Pengembangan tersebut juga berkaitan dengan konsep Geographical Indication Tourism atau GI Tourism.
Dalam konsep tersebut, wisatawan tidak hanya diajak menikmati kopi. Wisatawan juga dapat mengenal proses kopi mulai dari penanaman, pengolahan, processing, roasting hingga menikmati hasilnya.
Festival Kopi Dieng 2026 menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kopi dan potensi ekonomi kreatif di kawasan Dieng. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang kolaborasi antara pelaku pariwisata, ekonomi kreatif dan pemerintah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....