GROW with RupiahCepat Salurkan Bantuan Warga Terdampak Kebakaran Sade

  • 29 Agt 2026 19:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Bantuan bagi warga terdampak kebakaran Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, terus berdatangan. Salah satunya disalurkan melalui program GROW with RupiahCepat kepada warga terdampak kebakaran, Jumat, 28 Agustus 2026.

Bantuan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, khususnya anak-anak, perempuan, bayi, dan keluarga terdampak. Berdasarkan laporan awal pemerintah daerah, kebakaran yang terjadi Sabtu, 22 Agustus 2026 berdampak pada sekitar 120 kepala keluarga atau 320 jiwa.

Penyaluran bantuan dilakukan setelah pihak RupiahCepat berkoordinasi dengan Chili House Foundation untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. Bantuan yang disalurkan meliputi pakaian, perlengkapan bayi, kebutuhan sekolah, bahan pokok, kebutuhan perempuan, serta dua tandon air.

Direktur Utama PT Kredit Utama Fintech Indonesia, Balandina Siburian, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung warga selama masa pemulihan. “Kebutuhan warga tidak berhenti pada masa tanggap darurat,” kata Balandina dalam keterangan tertulis, Sabtu, 29 Agustus 2026.

“Anak-anak perlu kembali bersekolah. Bahkan, keluarga perlu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama anak-anak, perempuan, dan keluarga terdampak. “Melalui GROW with RupiahCepat, kami ingin hadir dengan kontribusi yang sederhana tetapi relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Dusun Sade sekaligus Koordinator Posko Bantuan, Medal, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima masyarakat. Menurutnya, bantuan tersebut membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga dan kebutuhan anak-anak setelah kebakaran.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan RupiahCepat kepada warga Desa Adat Sade. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan anak-anak setelah kebakaran,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....