Kemenhub dan Meratus Salurkan 150 Ton Bantuan Pascagempa NTT

  • 29 Agt 2026 12:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Perhubungan bersama PT Meratus menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui jalur laut untuk masyarakat terdampak gempa di NTT
  • Tahap pertama penyaluran mencakup sekitar 150 ton bantuan menggunakan empat peti kemas berukuran 20 kaki
  • PT Meratus juga membuka pengiriman bantuan gratis bagi donatur dan menyiapkan sekitar 200 ton bantuan tambahan

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Perhubungan bersama PT Meratus menyalurkan sekitar 150 ton bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan dikirim melalui jalur laut untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengoordinasikan pengiriman bantuan melalui pelabuhan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah. Distribusi dilakukan bertahap melalui Pelabuhan Labuan Bajo, Maumere, dan Ende.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud mengatakan, transportasi laut memiliki peran penting dalam distribusi bantuan di wilayah kepulauan. Jalur laut dinilai mampu menjangkau sejumlah wilayah terdampak yang membutuhkan dukungan logistik.

“Melalui koordinasi dengan PT Meratus dan UPT di daerah, kami memastikan bantuan melalui jalur laut dapat diterima. Bantuan juga diteruskan kepada masyarakat terdampak secara lancar, aman, dan tepat sasaran,” ujar Masyhud di Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026.

Pada tahap pertama, empat peti kemas berukuran 20 kaki digunakan untuk mengangkut bantuan. Bantuan tersebut sebagian besar berupa air mineral dan kebutuhan pokok masyarakat.

Dua peti kemas dikirim menuju Labuan Bajo menggunakan Kapal Red Resource dan tiba 23 Agustus 2026. Satu peti kemas lainnya menuju Maumere dengan kapal yang sama, sedangkan bantuan lainnya dikirim menuju Ende.

Peti kemas tujuan Ende diangkut Kapal Meratus Pariaman dan dijadwalkan tiba 26 Agustus 2026. Bantuan yang tiba melalui Labuan Bajo selanjutnya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Manggarai dan Reo.

Masyhud mengapresiasi, dukungan PT Meratus dalam mengoptimalkan jaringan pelayaran dan layanan logistik. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan dunia usaha penting untuk mempercepat penanganan serta pemulihan pascabencana.

“Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha sangat dibutuhkan dalam situasi bencana. Kami mengapresiasi PT Meratus yang mengoptimalkan jaringan logistik untuk mempercepat distribusi bantuan,” katanya.

PT Meratus juga membuka layanan pengiriman bantuan gratis bagi donatur selama proses pemulihan masih berlangsung. Selain itu, sekitar 200 ton bantuan dari Meratus Foundation telah disiapkan untuk dikirim secara bertahap.

Upaya tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Hal ini sekaligus mendukung percepatan pemulihan di wilayah NTT yang terdampak gempa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....