Kesalahan Sistem Global, Kemkomdigi Minta Meta Percepat Pemulihan Akun WhatsApp
- 29 Agt 2026 01:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakata - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), meminta Meta untuk segera memulihkan akun WhatsApp masyarakat yang terdampak penonaktifan sistem. Penonaktifan sejumlah akun tersebut dikonfirmasi WhatsApp, dikarenakan terjadinya kesalahan sistem platform tersebut secara global.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital (Dirjen PRD) Kemkomdigi, Alexander Sabar, mengatakan Kemkomdigi menerima banyak aduan masyarakat terkait penonaktifan itu. Sehingga diungkapkannya, Kemkomdigi meminta platform Meta, untuk segera memberikan penjelasan terkait penonaktifan yang dilakukan secara tiba-tiba.
Alexander menyebut bahwa hal itu, telah dilakukan Kemkomdigi dengan mengirimkan surat resmi kepada Meta. Surat permintaan untuk konfirmasi penjelasan insiden itu, telah dilayangkan Kemkomdigi sejak 14 Agustus 2026.
"Selama kurang lebih seminggu kami berkirim surat pertama ke Meta. Untuk meminta penjelasan terkait dengan banyaknya aduan terkait akun yang dinonaktifkan," kata Alexander dalam keterangannya, yang diterima RRI.co.id, Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.
Lebih lanjut diungkapkan Dirjen PRD, bahwa sejak dikirimkan surat tersebut hingga saat ini, pihak Meta belum memberikan responnya. Hal ini dikatakannya, memaksakan Kemkomdigi memanggil perwakilan WhatsApp Asia Pasifik, untuk hadir secara langsung dan menjelaskan persoalan tersebut kepada pemerintah.
"Karena sampai jam kerja selesai tidak ada respons dari Meta sehingga kami memanggil Meta untuk bisa hadir secara fisik di tempat kami di kantor ini untuk memberikan penjelasan langsung kepada pemerintah," ujarnya.
Diketahui beberapa waktu belakangan ini, sejumlah masyarakat mengalami kendala dalam mengakses akun WhatsApp. Salah satunya diceritakan pengguna layanan WhatsApp, Damayanti.
Ia menuturkan saat mengetahui layanan WhatsApp terblokir, dirinya mengkonfirmasi alasan dan penyebab insiden tersebut. Usai melakukan konfirmasi, diketahui bahwa pemblokiran tersebut disebabkan oleh sistem WhatsApp global.
"Waktu di blokir itu, saya ke operator seluler yang saya gunakan, dalam penjelasan operator seluler itu, terblokir dari sistem Meta. Saya langsung lapor ke Kemkomdigi, setelah itu gak lama terbuka lagi," kata Damayanti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....