Kementerian PU Perkuat Penanganan Kekeringan dan Karhutla di Kalimantan
- 27 Agt 2026 15:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pekerjaan Umum memperkuat penanganan kekeringan dan karhutla di Kalimantan melalui distribusi air bersih dan pengerahan personel pemadam kebakaran.
- Menteri PU Dody Hanggodo menekankan kesiapsiagaan diperkuat melalui koordinasi lintas sektor untuk respons yang lebih efektif.
- Penanganan dilakukan dengan mengoptimalkan infrastruktur dan sumber daya pendukung sesuai dengan kebutuhan penanganan lapangan di wilayah yang terdampak.
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat penanganan kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan. Penanganan dilakukan melalui distribusi air bersih serta pengerahan personel dan peralatan pemadam untuk mengendalikan kebakaran.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, kesiapsiagaan menghadapi kekeringan dan karhutla diperkuat melalui koordinasi lintas sektor. Upaya tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan infrastruktur dan sumber daya pendukung sesuai kebutuhan penanganan lapangan.
“Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Pemanfaatannya untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat,” kata Dody dalam keterangan tertulis yang dikutip Kamis, 27 Agustus 2026.
Di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, kemarau menyebabkan ketersediaan sumber air bersih masyarakat semakin menurun. Kondisi tersebut berdampak terhadap sekitar 115 kepala keluarga atau 230 jiwa di Dusun Sidomulyo, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya.
Kementerian PU melalui BWS Kalimantan I Pontianak bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kalimantan Barat menyalurkan 10.000 liter air bersih. Bantuan tersebut digunakan masyarakat untuk kebutuhan minum, memasak, dan keperluan rumah tangga lainnya.
Sementara itu, kemarau turut meningkatkan kerentanan karhutla di Kalimantan Selatan. Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III Banjarmasin menangani kebakaran di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Balangan.
Kebakaran di Jalan Pemajatan, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar menghanguskan lahan sekitar enam hektare. Sementara, kebakaran di Desa Trans Matang Hanau, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan mencapai sekitar tiga hektare.
BWS Kalimantan III Banjarmasin langsung menerjunkan personel satuan tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana dan alat pemadam portable ke lokasi. Penanganan dilakukan untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.
Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait menghadapi dampak musim kemarau. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat mitigasi bencana di wilayah terdampak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....