Neuralink hingga Crypto, Ini Sejumlah Isu yang akan Dibahas pada Muktamar ke-35 NU
- 27 Agt 2026 13:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama resmi dimulai pada Kamis, 27 Agustus 2026 di Jombang, Jawa Timur.
- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir untuk membuka muktamar dan menyampaikan pidato pembukaan.
- Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf menginformasikan kehadiran Presiden Ke-8 Republik Indonesia.
RRI.CO.ID, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi dimulai hari ini di Jombang, Jawa Timur, Kamis, 27 Agustus 2026. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir sekaligus membuka muktamar dan menyampaikan pidato dalam pembukaan.
Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf sebelumnya mengatakan Presiden dijadwalkan membuka muktamar. "Insyaallah nanti yang membuka Muktamar Presiden Ke-8 Republik Indonesia," ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Rabu, 26 Agustus 2027.
Muktamar ke-35 NU tidak hanya menjadi forum untuk menentukan kepemimpinan organisasi periode 2026-2031. Sejumlah isu kontemporer dan persoalan kebangsaan juga masuk dalam agenda pembahasan muktamar.
Berikut sejumlah tema yang akan dibahas dalam Muktamar ke-35 NU dikutip dari laman NU.or.id:
- Integrasi teknologi implan otak nirkabel (Neuralink) pada tubuh manusia.
- Komersialisasi data genetik (DNA).
- Cryptocurrency dalam hukum ekonomi Islam kontemporer.
- Problematika penyimpangan seksual dalam perspektif fikih Islam.
- Pajak berkeadilan.
- Metodologi dan prosedur i'adah an-nadzar.
- Rancangan Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional.
- Pembatasan alih daya, PKWT, pengupahan, dan PHK dalam RUU Ketenagakerjaan.
- Maslahah ammah dan pembangunan berkelanjutan, termasuk rekonstruksi kebijakan pembukaan lahan di Papua.
- Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah.
Pembahasan berbagai tema tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian persidangan Muktamar ke-35 NU. Forum ini mengusung tema "Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa" dan berlangsung hingga 30 Agustus 2026.
Selain membahas isu-isu tersebut, Muktamar ke-35 NU juga akan menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU yang baru. Kepemimpinan tersebut ditujukan untuk masa khidmah 2026-2031.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....