Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalin Situasional saat Penyampaian Aspirasi

  • 27 Agt 2026 06:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional selama penyampaian aspirasi pada 27 Agustus 2026.
  • Sebanyak 4.274 personel disiapkan untuk melayani kegiatan penyampaian aspirasi di kawasan DPR/MPR RI.
  • Pengguna jalan diminta mengikuti arahan petugas dan memperhatikan kondisi lalu lintas sebelum melintasi lokasi kegiatan.

RRI.CO.ID, Jakarta Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas selama penyampaian aspirasi masyarakat, Kamis, 27 Agustus 2026. Pengaturan diterapkan secara situasional mengikuti perkembangan massa dan kondisi arus kendaraan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pengamanan diarahkan untuk menjaga ruang demokrasi. Pelayanan juga diberikan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan di tengah penyampaian aspirasi.

“Polri hadir untuk menjaga ruang demokrasi serta memastikan aspirasi dapat disampaikan secara aman dan damai. Penyampaian pendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.

Rekayasa lalu lintas akan diterapkan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan. Petugas mempertimbangkan pergerakan massa dan kepadatan kendaraan sebelum melakukan pengalihan arus.

Kawasan DPR/MPR RI menjadi salah satu titik utama penyampaian aspirasi masyarakat. Sebanyak 4.274 personel disiapkan untuk memberikan pelayanan di sekitar kawasan tersebut.

Personel lainnya ditempatkan pada sejumlah lokasi untuk membantu pengamanan dan pengaturan kendaraan. Penempatannya menyesuaikan aktivitas masyarakat serta kebutuhan lalu lintas di setiap kawasan.

Penyampaian aspirasi juga dijadwalkan berlangsung di Silang Selatan Monas dan Taman Pandang Silang Monas. Kondisi tersebut membuat pengaturan kendaraan dilakukan menyesuaikan perkembangan kegiatan di masing-masing lokasi.

Selain penyampaian aspirasi, berbagai kegiatan masyarakat berlangsung bersamaan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Agenda tersebut meliputi olahraga, pameran, seni, hiburan, organisasi, hingga produksi perfilman.

Banyaknya kegiatan membuat rekayasa lalu lintas tidak diberlakukan secara tetap pada seluruh ruas jalan. Petugas akan menyesuaikan pengaturan berdasarkan perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat.

Budi mengatakan personel diarahkan mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis. Langkah tersebut diterapkan selama memberikan pelayanan kepada peserta aksi maupun pengguna jalan.

“Polri memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan aktivitas publik tetap berjalan aman dan nyaman. Mari bersama-sama menjaga ruang demokrasi dengan tertib, damai, dan saling menghormati,” katanya.

Polda Metro Jaya juga meminta masyarakat mengikuti arahan petugas selama rekayasa lalu lintas berlangsung. Pengguna jalan diharapkan memperhatikan kondisi sekitar sebelum melintasi kawasan penyampaian aspirasi.

Masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi. Kerja sama seluruh pihak diharapkan menjaga mobilitas Jakarta tetap aman selama kegiatan berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....