Kawal Aspirasi! Polda Metro Jaya Kerahkan 4.274 Personel Siaga di DPR

  • 27 Agt 2026 09:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 4.274 personel disiapkan untuk melayani kegiatan penyampaian aspirasi di kawasan DPR/MPR RI.
  • Personel diarahkan mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis.
  • Rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional mengikuti perkembangan kondisi di lapangan.

RRI.CO.ID, Jakarta – Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menggelar apel kesiapan pelayanan masyarakat, Kamis, 27 Agustus 2026. Personel disiagakan untuk mendukung penyampaian aspirasi dan berbagai kegiatan masyarakat di sejumlah lokasi.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan 4.274 personel disiapkan di kawasan DPR/MPR RI. Personel lainnya ditempatkan di sejumlah lokasi untuk mendukung pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

“Menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Polri hadir memastikan aspirasi disampaikan secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.

Penyampaian aspirasi dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik strategis wilayah Jakarta. Lokasinya mencakup DPR/MPR RI, Silang Selatan Monas, dan Taman Pandang Silang Monas.

Selain kegiatan penyampaian pendapat, sejumlah agenda masyarakat juga berlangsung pada hari yang sama. Kondisi tersebut membuat pelayanan kepolisian disiapkan untuk menjaga aktivitas publik tetap berjalan.

Agenda tersebut meliputi kegiatan olahraga, pameran, seni, hiburan, organisasi, hingga produksi perfilman. Sejumlah acara digelar di Jakarta, Tangerang, dan wilayah penyangga lainnya.

Piala Soeratin U-15 berlangsung di Klender, sedangkan International Battery Summit 2026 digelar di JIExpo Kemayoran. Kejuaraan Nasional Karatedo Gojukai juga berlangsung di GOR Ciracas.

Sementara, APKASI Otonomi Expo 2026 berlangsung di ICE BSD City. Danantara Housing Expo 2026 juga digelar di NICE PIK 2.

Banyaknya kegiatan membuat personel diarahkan mengedepankan komunikasi dan dialog selama menjalankan tugas. Pendekatan persuasif dan humanis juga menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional mengikuti perkembangan kondisi lapangan. Pengaturan dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa mengabaikan keamanan peserta aksi.

Budi mengimbau peserta penyampaian aspirasi menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas. Peserta juga diminta menghormati hak masyarakat lain yang menggunakan ruang publik.

“Polri memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan aktivitas publik tetap aman. Mari menjaga ruang demokrasi secara tertib dan damai,” katanya.

Masyarakat juga diminta tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi. Sinergi seluruh pihak diharapkan menjaga Jakarta tetap aman selama berbagai agenda berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....