ESDM Siapkan 48 Genset untuk Puskesmas di Tujuh Kabupaten Terdampak Bencana NTT

  • 27 Agt 2026 11:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian ESDM menyiapkan 48 genset untuk mendukung fasilitas kesehatan di tujuh kabupaten terdampak gempa dan tsunami NTT
  • ESDM bersama pelaku usaha sektor energi telah mendirikan sekitar 30 posko tanggap darurat di wilayah terdampak
  • Program ESDM Siaga Bencana telah berjalan sejak 16 Agustus 2026 dengan dukungan pencarian, layanan kesehatan, dan logistik

RRI.CO.ID, NTT - Kementerian ESDM menyiapkan 48 genset untuk fasilitas kesehatan di tujuh kabupaten terdampak gempa dan tsunami Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga layanan kesehatan tetap berjalan selama masa tanggap darurat bencana.

Dukungan energi itu disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau masyarakat terdampak. Peninjauan berlangsung sekaligus melihat penanganan pemerintah di Lapangan Berdikari, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu, 26 Agustus 2026.

"Kementerian ESDM akan kirim 48 genset. Untuk tenda-tenda puskesmas untuk pengobatan, dan mereka tidak ada genset," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat meninjau langsung penanganan pemerintah di Lapangan Berdikari, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu, 26 Agustus 2026.

Sebanyak 48 genset tersebut akan disalurkan ke tujuh kabupaten terdampak bencana di wilayah Nusa Tenggara Timur. Kementerian ESDM bersama pelaku usaha sektor ESDM juga telah mendirikan sekitar 30 posko tanggap darurat.

Posko tersebut disiapkan untuk mendukung penanganan masyarakat dan menjaga kebutuhan dasar tetap terpenuhi selama kondisi darurat. Dukungan energi terutama diarahkan agar pelayanan kesehatan dapat terus berjalan di lokasi terdampak bencana.

Program ‘ESDM Siaga Bencana’ telah berjalan sejak 16 Agustus 2026 dengan mengerahkan personel dan bantuan kemanusiaan. Bantuan tersebut disalurkan untuk mendukung penanganan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak bencana NTT.

Dukungan kemanusiaan yang diberikan mencakup pencarian dan pertolongan, layanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat. Pelaksanaan bantuan dilakukan sebagai bagian penanganan selama masa tanggap darurat menuju proses pemulihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....