Polri Tegaskan Ruang Publik Harus Tetap Aman dan Nyaman bagi Masyarakat
- 27 Agt 2026 06:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Polri menegaskan ruang publik harus mengakomodasi penyampaian aspirasi sekaligus aktivitas masyarakat lainnya.
- Kebebasan menyampaikan pendapat perlu berjalan bersama penghormatan terhadap hak masyarakat di ruang publik.
- Polri berkomitmen menjaga keseimbangan seluruh kepentingan melalui pelayanan yang aman, tertib, dan humanis.
RRI.CO.ID, Jakarta – Polri menegaskan ruang publik harus tetap aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. Penyampaian aspirasi dan berbagai aktivitas lainnya diharapkan dapat berjalan beriringan tanpa saling mengganggu.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan ruang publik menampung beragam kepentingan masyarakat. Karena itu, keseimbangan antara kebebasan berpendapat dan keberlangsungan aktivitas masyarakat perlu terus dijaga.
“Ruang publik adalah ruang bersama dengan berbagai kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Semua memiliki hak yang harus kita hormati bersama,” ujar Johnny dalam keterangannya, diterima RRI.CO.ID, Kamis, 27 Juni 2026.
Menurut Johnny, ruang publik menjadi tempat berlangsungnya kegiatan ekonomi, pendidikan, pemerintahan, hingga pelayanan kepada masyarakat. Pada saat bersamaan, ruang tersebut juga digunakan masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi.
Kebebasan menyampaikan pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati seluruh pihak. Namun, pelaksanaannya perlu memperhatikan masyarakat lain yang tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Semua menginginkan ruang publik yang nyaman, aman, dan tertib bagi masyarakat. Karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga harmonisasi,” katanya.
Johnny menilai sikap saling menghargai diperlukan agar berbagai kepentingan dapat berjalan tanpa meniadakan hak lainnya. Masyarakat yang bekerja, belajar, berusaha, dan memperoleh pelayanan tetap membutuhkan ruang yang aman.
Sementara itu, masyarakat yang menyampaikan aspirasi juga memiliki hak untuk memperoleh pelayanan selama kegiatan berlangsung. Polri berkomitmen menjaga kedua kepentingan tersebut agar dapat berjalan secara seimbang.
“Ketika masyarakat menyampaikan aspirasi, Polri hadir untuk menjaga dan melayani. Masyarakat lainnya juga harus tetap dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ucapnya.
Menurut Johnny, keseimbangan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan demokrasi yang semakin dewasa. Ruang demokrasi harus dijaga menggunakan rasa tanggung jawab sekaligus penghormatan terhadap hak setiap warga.
“Demokrasi memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka. Namun, ruang tersebut juga harus dijaga bersama dengan saling menghormati,” ujarnya.
Polri juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban dan kenyamanan setiap menggunakan ruang publik. Kesadaran bersama diharapkan membuat berbagai aktivitas dapat berlangsung tanpa menimbulkan gangguan bagi pihak lainnya.
Johnny menegaskan menjaga ruang publik bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Masyarakat juga mempunyai peran penting dalam menciptakan suasana aman, damai, dan kondusif.
“Menjaga ruang publik adalah tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat. Polri akan memastikan ruang tersebut tetap aman, tertib, damai, dan nyaman,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....