Dorong Kompetensi Pendidik Berkelanjutan, Mentari Group Beri Penghargaan

  • 26 Agt 2026 15:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Sebanyak 770 pendidik dari 679 sekolah di 228 kota mengikuti Mentari National Awards for Educators (MNAE) 2026. Ajang tersebut memberikan apresiasi kepada pendidik atas kepemimpinan, inovasi pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan.

Sebanyak 20 pendidik terpilih sebagai penerima penghargaan melalui tiga kategori, yakni Leadership, Changemaker, dan Educreator Awards. Executive Director Mentari Group, Natalina Rimba, mengatakan perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial mengubah kebutuhan dunia pendidikan.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut pendidik terus mengembangkan kompetensi dan beradaptasi menghadirkan pembelajaran yang relevan. “Pendidikan tidak hanya berbicara tentang capaian akademik, tetapi juga karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi,” ujar Natalina dalam media gathering bertema ‘Celebrating Educators, Inspiring Change’ di Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.

Ia mengatakan, Mentari Group berkomitmen mendukung pendidik melalui inovasi, kolaborasi, dan program pengembangan kompetensi. Dukungan tersebut diwujudkan melalui Mentari Teachers Academy yang memberikan program peningkatan kompetensi selama satu tahun bagi para penerima penghargaan.

Selain itu, para penerima penghargaan berkesempatan memperoleh beasiswa S2 Manajemen Pendidikan melalui kolaborasi dengan Institut Teknologi dan Bisnis Asia, Malang. Total nilai beasiswa tersebut mencapai Rp100 juta, sementara hadiah uang tunai bagi penerima penghargaan mencapai Rp60 juta.

Pakar Pendidikan, Itje Chodidjah, mengatakan transformasi pendidikan sangat bergantung pada kualitas pendidik yang bekerja langsung di ruang kelas. Ia menyebut apresiasi terhadap pendidik penting untuk mendorong inovasi, pengembangan kompetensi, dan kolaborasi dalam ekosistem pendidikan.

“Transformasi pendidikan pada akhirnya berawal dari pendidik yang hadir dan bekerja di ruang kelas. Mereka memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kompetensi, dan kesiapan generasi masa depan,” kata Itje.

Oleh karena itu, lanjut dia, apresiasi menjadi penting bukan sekadar sebagai penghargaan. Namun tetapi sebagai bentuk dukungan agar para pendidik terus berkembang, berinovasi, dan saling menginspirasi.

Sementara itu, Educreator dan Praktisi Pendidikan, Galih Sulistyaningra, menilai teknologi memperluas ruang pendidik untuk berbagi pengetahuan. Menurutnya, platform digital memungkinkan guru berperan sebagai educreator dan memberikan dampak pendidikan kepada masyarakat lebih luas.

“Di era digital, ruang belajar tidak lagi terbatas pada ruang kelas. Setiap pendidik memiliki peluang untuk menjadi educreator, berbagi pengetahuan, dan menginspirasi lebih banyak orang melalui teknologi,” kata Galih.

Karena, lanjut dia, yang penting adalah keberanian untuk berinovasi, kemampuan beradaptasi. “Bahkan kemauan untuk berbagi praktik baik,” ucapnya.

Head of Marketing Communication Mentari Group, Bunga Mega, mengatakan MNAE 2026 menjadi ruang untuk mengangkat sekaligus membagikan praktik baik para pendidik. “Kami berharap apresiasi ini mendorong semakin banyak pendidik terus berinovasi dan menginspirasi ekosistem pendidikan Indonesia,” ujarnya.

Rangkaian MNAE 2026 akan mencapai puncaknya melalui awarding ceremony pada 26 September 2026 di Fairmont Hotel, Jakarta. Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap para pendidik yang dinilai memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan Indonesia

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....