Polri Siapkan 1.500 Tabung Oksigen untuk Wilayah Terdampak Karhutla

  • 25 Agt 2026 18:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polri menyiapkan logistik dan 1.500 tabung oksigen untuk mendukung penanganan karhutla di sejumlah wilayah.
  • Kalimantan Barat menjadi wilayah pertama yang menerima bantuan peralatan pemadaman dan dukungan oksigen.
  • Bantuan juga diperuntukkan bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla.

RRI.CO.ID, Jakarta – Polri menyiapkan bantuan logistik dan 1.500 tabung oksigen untuk mendukung penanganan karhutla. Dukungan tersebut diperuntukkan bagi petugas pemadaman sekaligus masyarakat terdampak asap di sejumlah wilayah.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengiriman bantuan dilakukan secara bertahap. Kalimantan Barat menjadi wilayah pertama yang mendapat dukungan sesuai kebutuhan penanganan di lapangan.

“Untuk tahap awal, bantuan diberangkatkan guna mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Bantuan wilayah lainnya juga terus kami siapkan dan kirim secara bertahap,” ujar Trunoyudo.

Bantuan untuk Kalimantan Barat mencakup enam set tenda pleton dan 200 dus MTP. Peralatan pemadaman juga disiapkan untuk membantu personel menjangkau titik kebakaran di kawasan hutan.

Peralatan tersebut meliputi selang pemadam berukuran 1,5 inci dan 2,5 inci. Polri turut menyiapkan gun nozzle pistol spray, nozzle, connector Y, serta tabung oksigen.

Logistik tahap awal diberangkatkan menuju Kalimantan Barat melalui Bandara Soekarno-Hatta. Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat kebutuhan petugas selama proses pemadaman karhutla berlangsung.

Selain Kalimantan Barat, dukungan oksigen juga dipersiapkan untuk sejumlah wilayah lain yang menghadapi karhutla. Naskah menyebut sebanyak 1.500 tabung oksigen telah disiapkan untuk mendukung kebutuhan penanganan.

Alokasi yang tercantum meliputi 200 tabung untuk Kalimantan Barat dan 250 tabung bagi Kalimantan Tengah. Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan masing-masing disebut mendapatkan alokasi sebanyak 200 tabung.

Sementara itu, Riau mendapat alokasi 250 tabung dan Jambi sebanyak 150 tabung. Pengiriman dilakukan menyesuaikan kesiapan transportasi serta perkembangan kebutuhan pada masing-masing daerah.

Trunoyudo mengatakan bantuan tidak hanya disiapkan untuk mendukung personel yang melakukan pemadaman langsung. Tabung oksigen juga diarahkan membantu masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla.

“Dukungan logistik ini memastikan petugas memiliki perlengkapan memadai dalam melaksanakan pemadaman. Bantuan juga diberikan kepada masyarakat di wilayah terdampak,” katanya.

Ketersediaan oksigen menjadi bagian dari dukungan kesehatan ketika kualitas udara memburuk akibat asap kebakaran. Pada saat bersamaan, peralatan pemadaman memperkuat kemampuan personel mengendalikan api di lapangan.

Polri juga terus memantau perkembangan karhutla agar kebutuhan tambahan dapat diketahui lebih cepat. Dukungan personel maupun logistik akan disesuaikan berdasarkan situasi pada setiap wilayah terdampak.

Koordinasi bersama berbagai unsur terkait turut diperkuat sepanjang penanganan kebakaran hutan dan lahan berlangsung. Langkah tersebut diarahkan untuk mempercepat pengendalian api sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan petugas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....