Presiden Prabowo Minta Aparat Turun ke Desa Edukasi Larangan Bakar Lahan

  • 25 Agt 2026 12:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto mengarahkan aparat pemerintah dari tingkat pusat hingga desa untuk memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
  • Edukasi mengenai larangan pembakaran lahan dinilai penting untuk memutus siklus kebakaran yang terus berulang.
  • Pemerintah meminta masyarakat di wilayah rawan karhutla untuk menghentikan praktik pembakaran lahan sengaja dengan alasan apapun.

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh aparat turun hingga ke tingkat desa untuk memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Edukasi mengenai larangan pembakaran lahan dinilai penting agar kebakaran tidak terus berulang.

Presiden meminta aparat mencegah masyarakat melakukan pembakaran lahan secara sengaja dengan alasan apa pun. Edukasi juga diminta dilakukan kepada seluruh unsur masyarakat di desa-desa yang berada di wilayah rawan karhutla.

"Kemudian semua aparat mencegah kalau ada oknum atau manusia yang sengaja membakar untuk alasan apa pun. Kasih penjelasan, edukasi ke semua unsur di semua desa, beri penjelasan bahwa membakar lahan adalah dilarang keras," kata Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Posko Aju Lanud TNI AU Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Senin, 24 Agustus 2026.

Presiden mengatakan masyarakat yang membutuhkan pembukaan lahan dapat melaporkan kebutuhannya kepada pemerintah setempat. Pemerintah kemudian diminta memberikan pendampingan agar pembukaan lahan tidak dilakukan dengan cara membakar.

"TNI dan Polri akan membantu pemerintah daerah membantu rakyat. Diorganisir per kelompok tani, diorganisir, nanti biayanya bisa melalui KUR, koperasi, tapi tidak boleh mereka liar," ujarnya.

Pola pendampingan tersebut, kata Presiden, diperlukan agar masyarakat tetap dapat membuka lahan untuk kebutuhan produktif. Namun dengan cara yang tidak menimbulkan risiko kebakaran.

"Kalau ada indikasi segera laporan kita segera cabut siapa pun korporasi. Apa pun ada sedikit indikasi mereka ikut menyuruh membakar-bakar kita cabut izinnya," ujar Presiden.

"Seluruh izin korporasi itu kita cabut. Saya tidak main-main ya," ucapnya melanjutkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....