Bupati Mamuju tengah Serahkan Sertifikat Lahan untuk Sekolah Rakyat

  • 25 Agt 2026 07:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras menyerahkan sertifikat lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen kepada Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono
  • Lahan calon Sekolah Rakyat berada di Desa Mamahe, Kecamatan Tobadak, dengan luas sekitar 8,85 hektare
  • Sertifikat lahan tersebut terbit pada 19 Agustus 2026 dan menjadi bagian dari pemenuhan persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat
  • Kemensos berharap Mamuju Tengah dapat mengikuti pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 3 pada 2026
  • Program Sekolah Rakyat ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem sekaligus memutus transmisi kemiskinan antargenerasi

RRI.CO.ID, Jakarta - Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras menyerahkan sertifikat lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen kepada Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Sertifikat tersebut menjadi bukti kesiapan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dalam menyiapkan lahan pembangunan Sekolah Rakyat.

Penyerahan salinan sertifikat dilakukan di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin 24 Agustus 2026. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut kunjungan Bupati Mamuju Tengah ke Kemensos pada Juli lalu terkait proses peralihan lahan.

Lahan yang sebelumnya dinilai kurang layak kemudian dipindahkan ke Desa Mamahe, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 8,85 hektare dan saat ini berupa lahan pertanian.

“Pak Bupati Mamuju Tengah menyerahkan sertifikat lahan, luasnya 8 hektare yang direncanakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Mamuju Tengah,” ujar Agus Jabo. Agus Jabo berharap terbitnya sertifikat calon lahan tersebut membuat Mamuju Tengah dapat mengikuti pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 3 yang ditargetkan berlangsung tahun ini.

“Kami berharap di tahun ini Mamuju Tengah bisa mengikuti pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 3. Langkah ini upaya anak-anak kita yang ada di Mamuju Tengah, khususnya anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, bisa secepatnya mendapatkan pendidikan yang layak,” katanya.

Menurut Agus Jabo, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan. Pendidikan dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk memberikan kesempatan lebih besar kepada anak-anak dari keluarga miskin.

“Seperti yang diharapkan Bapak Presiden, Sekolah Rakyat ini diharapkan bisa memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui jalur pendidikan,” ujarnya. Agus Jabo mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian terhadap pendidikan sebagai salah satu jalan keluar dari kemiskinan.

Karena itu, Sekolah Rakyat dikembangkan hingga jenjang pendidikan dasar agar intervensi terhadap anak-anak dari keluarga miskin dapat dilakukan sejak dini. Ia juga menyebut kebutuhan terhadap Sekolah Rakyat masih besar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan dalam konteks program tersebut, masih terdapat lebih dari [angka tidak tercantum dalam rilis] juta anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang tidak bersekolah. Sementara kapasitas Sekolah Rakyat yang tersedia saat ini baru sekitar 43.000 siswa.

Untuk memperluas jangkauan program, pemerintah meningkatkan kapasitas dari sebelumnya sekitar 1.000 siswa per sekolah menjadi hingga 2.500 siswa per sekolah. Sementara itu, Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras mengatakan sertifikat lahan yang diserahkan kepada Kemensos baru terbit pada 19 Agustus 2026.

Karena itu, pemerintah daerah langsung membawa dokumen tersebut ke Kemensos sebagai tindak lanjut penyiapan lahan. “Terakhir proses sertifikatnya di tanggal 19 Agustus kemarin baru terbit, jadi sekarang kami bawa,” ujar Arsal.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah terus bersinergi dengan pemerintah pusat untuk memastikan seluruh persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat dapat dipenuhi. Penyerahan sertifikat menjadi salah satu tahapan dalam memastikan kesiapan lahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....