Polri Kerahkan 300 Brimob Tangani Karhutla di Kalbar

  • 24 Agt 2026 20:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polri mengerahkan 300 personel Brimob dari Kalimantan Timur dan Bali untuk penanganan karhutla di Kalimantan Barat.
  • Sebanyak 190 personel berasal dari Pasukan Brimob II Korbrimob Polri dan 110 personel dari Polda Bali.
  • Personel mendukung pencegahan, pemadaman, respons cepat, serta perlindungan masyarakat dan lingkungan dari dampak karhutla.

RRI.CO.ID, Jakarta – Polri mengerahkan 300 personel Brimob dari Kalimantan Timur dan Bali untuk menangani karhutla di Kalimantan Barat. Pasukan akan memperkuat pencegahan, pemadaman, serta respons cepat terhadap ancaman kebakaran di wilayah rawan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan pengerahan tersebut menjadi bagian respons cepat Polri. Mobilisasi dilakukan untuk memperkuat langkah operasional sekaligus menerjemahkan kebijakan penanganan karhutla di lapangan.

“Polri terus memperkuat mitigasi sejak dini melalui patroli terpadu, deteksi dini, kesiapsiagaan personel, dan pemanfaatan teknologi. Kolaborasi juga diperkuat bersama kementerian, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya kepada wartawan, Senin, 24 Agustus 2026.

Dari Kalimantan Timur, sebanyak 190 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri diberangkatkan menuju Kalimantan Barat. Mereka menjalankan tugas Bawah Kendali Operasi dalam Satgas Operasi Aman Nusa II Penanganan Karhutla.

Pemberangkatan digelar di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan. Upacara tersebut dipimpin langsung Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro.

Sebanyak 190 personel berada di bawah komando Kombes Pol Iwan Hidayat sebagai Danmen Penugasan. Pasukan akan memperkuat jajaran Polda Kalbar dalam menghadapi potensi peningkatan kebakaran hutan dan lahan.

Pada saat bersamaan, Polda Bali mengerahkan satu satuan setingkat kompi berjumlah 110 personel Brimob. Pemberangkatan dipimpin Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai.

Pasukan tersebut dipimpin PS Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Bali Kompol Nyoman Supartha. Seluruh personel selanjutnya diterbangkan menuju Pontianak untuk bergabung dalam operasi penanganan karhutla.

Pengerahan dari dua wilayah tersebut diarahkan memperkuat respons terhadap potensi peningkatan titik api dan kebakaran lahan gambut. Personel akan membantu pencegahan, pemadaman, perlindungan masyarakat, serta penanganan cepat ketika kebakaran ditemukan.

Johnny mengatakan penanganan karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi dan meluas. Upaya juga mencakup pencegahan, penegakan hukum terhadap pelaku, serta pemulihan setelah kebakaran.

“Tujuannya mencegah kebakaran sebelum meluas sekaligus mengurangi dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan. Seluruh langkah dilakukan secara terpadu dengan mengoptimalkan kesiapan personel serta dukungan teknologi,” katanya.

Mobilisasi Brimob dari Kalimantan Timur dan Bali turut menunjukkan kesiapsiagaan Polri dalam penanganan bencana lintas wilayah. Pasukan akan bekerja bersama Polda Kalbar, TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait.

Penguatan tersebut diharapkan membantu pengendalian titik api sekaligus menekan dampak karhutla terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat. Langkah pencegahan juga terus diperkuat agar kebakaran tidak berkembang menjadi bencana lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....