Mentrans: Pembangunan Kawasan Transmigrasi Tidak Lagi Bersifat Sporadis
- 24 Agt 2026 18:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Transmigrasi (Mentrans), Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan yang dibutuhkan saat ini bukan pembangunan kawasan transmigrasi yang sporadis. Hal itu disampaikannya pada sebuah dialog tentang masa depan transmigrasi, Senin 24 Agustus 2026 di Jakarta.
Mentrans menegaskan pembangunan transmigrasi harus memperkuat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Menurut dia, tantangan geopolitik dan ekonomi global menuntut pembangunan terintegrasi yang mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat.
“Yang dibutuhkan pada hari ini bukan lagi pembangunan yang sporadic,” ujarnya. “Namun, pembangunan ekonomi yang betul-betul memberikan makna.”
Iftitah menambahkan pembangunan transmigrasi diarahkan untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang meningkatkan kesejahteraan, pendapatan, dan membuka lapangan pekerjaan.
Karena itu, Kementerian Transmigrasi (Kementras) menyiapkan lima program utama untuk mendukung pembangunan kawasan. Di antaranya TransTuntas, TransLokal, TransPatriot, TransKaryanusa, dan TransGotongRoyong
“Kelima program transmigrasi tidak mungkin berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus menjadi satu kesatuan dalam membangun kawasan berkelanjutan,” ucapnya. “Pola terintegrasi tersebut menjadi arah pembangunan transmigrasi agar seluruh program mampu memberikan manfaat ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat.”
Mentrans menilai paradigma transmigrasi juga telah berubah. Jika sebelumnya identik dengan pemindahan dan penempatan penduduk, kini pendekatannya harus berbasis potensi ekonomi.
“Kalau sekarang cari dulu potensi ekonominya lalu bangun industrinya,” ujarnya. “Kemudian siapkan lapangan pekerjaan serta pendidikan dan kesehatan yang lebih baik, setelah itu baru dilakukan penempatan.”
Melalui TransTuntas, pemerintah mendorong pemanfaatan lahan transmigrasi secara produktif yang tidak sekadar membagikan lahan kepada transmigran. Menurut Mentrans, potensi kawasan transmigrasi kini mencakup pertanian, pertambangan, pariwisata, serta berbagai sektor ekonomi lainnya.
“Era bagi-bagi lahan itu sudah selesai," ujarnya. "Sekarang adalah bagaimana lahan itu dimiliki bersama untuk lebih produktif lagi dalam konteks ekonomi."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....