Polri Kembali Salurkan Bantuan, Kirim 2,1 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

  • 20 Agt 2026 16:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polri kembali mengirimkan 2.102 kilogram bantuan kemanusiaan menuju Labuan Bajo melalui jalur udara.
  • Sebelumnya, sebanyak 1.440 kilogram obat, selimut, sarung, dan kasur juga dikirimkan menggunakan pesawat Polri.
  • Total bantuan logistik dan kemanusiaan yang telah disalurkan Polri untuk penanganan gempa mencapai 247,66 ton.

RRI.CO.ID, Jakarta - Polri kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Pengiriman terbaru dilakukan melalui jalur udara dari Surabaya menuju Labuan Bajo, Kamis, 20 Agustus 2026.

Sebanyak 2.102 kilogram bantuan diangkut menggunakan pesawat CN 295 P-4501 milik Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri. Bantuan tersebut terdiri atas kasur busa lipat dan berbagai pakaian yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak gempa.

“Polri terus berupaya memastikan bantuan kemanusiaan dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Pengiriman melalui jalur udara menjadi bagian percepatan distribusi logistik,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026

Sebanyak 130 kasur busa lipat dengan berat keseluruhan 420 kilogram turut dibawa dalam penerbangan menuju Labuan Bajo. Kasur tersebut merupakan bantuan Ketua Umum Bhayangkari untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama berada di lokasi pengungsian.

Bhayangkari Polda Kalimantan Barat juga mengirimkan 38 karung besar berisi berbagai jenis pakaian untuk masyarakat terdampak. Seluruh bantuan pakaian tersebut memiliki berat mencapai 1.682 kilogram dan dikirim bersamaan dalam penerbangan tersebut.

Pengiriman bantuan melalui jalur udara sebenarnya telah dilakukan Polri sejak sehari sebelumnya menggunakan pesawat dengan registrasi yang sama. Pada Rabu, 19 Agustus 2026, sebanyak 1.440 kilogram logistik diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda menuju Labuan Bajo.

Bantuan tersebut terdiri atas 14 koli obat-obatan seberat 94 kilogram dan tujuh koli selimut seberat 586 kilogram. Polri juga mengirimkan lima koli sarung seberat 340 kilogram serta 120 kasur lipat seberat 420 kilogram.

“Pengiriman ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa penanganan dan pemulihan pascabencana. Kami ingin bantuan tersebut segera diterima masyarakat terdampak,” ucapnya.

Selain memperkuat dukungan logistik, Polri telah mengerahkan 236 personel bantuan BKO untuk memperkuat penanganan bencana Polda NTT. Personel tersebut memiliki kemampuan SAR, kesehatan, K9, trauma healing, pengamanan, hingga mendukung distribusi bantuan kepada masyarakat.

Dukungan kemanusiaan juga terus diperbesar melalui pengiriman bantuan dari Mabes Polri bersama sejumlah Polda jajaran. Secara keseluruhan, bantuan logistik dan kemanusiaan yang telah dikirimkan Polri tercatat mencapai 247,66 ton.

Bantuan tersebut meliputi bahan makanan, kebutuhan sandang, perlengkapan pengungsian, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan dasar masyarakat lainnya. Distribusi dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan penanganan setelah gempa.

Sebelumnya, Kapolri juga menyalurkan 3.500 paket bantuan sosial kepada masyarakat terdampak pada Selasa, 18 Agustus 2026. Bantuan tersebut disalurkan kepada warga di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur yang terdampak bencana.

Selain paket bantuan sosial, Polri menyalurkan 500 mainan anak, 39 kasur, dan 10 tandon air kepada masyarakat. Sebanyak 36 boks obat-obatan juga dikirimkan untuk mendukung pelayanan kesehatan selama masa penanganan bencana.

Distribusi bantuan tidak hanya dilakukan menggunakan pesawat karena Polri juga mengerahkan Helikopter Bell 429 P-3202. Helikopter tersebut terbang dari Labuan Bajo menuju Pacuan Kuda Reo, Kabupaten Manggarai, Rabu, 19 Agustus 2026.

Sekitar 100 kilogram bantuan dibawa menggunakan helikopter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang terdampak gempa. Logistik tersebut mencakup makanan, perlengkapan kebersihan, ember, plastik, serta tempat tidur bagi kebutuhan penanganan bencana.

“Polri akan terus hadir memberikan dukungan kepada masyarakat melalui personel, pelayanan kemanusiaan, dan pendistribusian bantuan logistik. Kami berharap bantuan ini meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pascabencana,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....