Kemenhub Galang Bantuan Kemanusiaan untuk Disalurkan kepada Korban Gempa NTT
- 20 Agt 2026 12:46 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Perhubungan menggalang bantuan kemanusiaan dari para ASN untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggalang bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini dilakukan di kantor pusat Kemenhub, Jakarta, pada 15-22 Agustus 2026, dengan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) bersangkutan.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menegaskan bantuan kemanusiaan ini merupakan bentuk solidaritas bagi warga terdampak gempa NTT. Diharapkan ini dapat meringankan beban mereka sekaligus mendukung pemulihan kondisi pascabencana di wilayah terdampak.
“Kami menggalang bantuan dari ASN Kemenhub yang ingin bergotong royong membantu warga terdampak gempa,” ujarnya, Kamis 20 Agustus 2026. “Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas untuk meringankan beban saudara-saudara kita di NTT.”
Bantuan yang diberikan berupa makanan, air minum, selimut, pakaian, obat-obatan, vitamin, serta kebutuhan dasar warga. Menurut Menhub, bantuan akan disalurkan melalui jalur laut dan udara untuk mempercepat distribusi ke wilayah terdampak gempa.
“Kami akan menggunakan KM Tidar dari Pelabuhan Tanjung Priok pada 29 Agustus 2026 menuju Pulau Flores,” katanya. “Bantuan tersebut akan disalurkan ke Maumere, Larantuka, Lewoleba, dan Kupang.”
Dudy mengatakan bantuan melalui jalur udara rencananya dikirim menggunakan pesawat milik Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan ke Ende. Sejumlah unit pelaksana teknis Kemenhub di berbagai daerah juga menyalurkan bantuan secara mandiri kepada masyarakat terdampak gempa NTT.
“Selain menghimpun bantuan, kami juga memastikan dukungan optimalisasi layanan dan infrastruktur transportasi,”ujarnya. Menurut dia, ini dilakukan untuk penanganan kondisi darurat pascagempa serta pemulihan masyarakat terdampak.
Kemenhub juga memastikan terus memeriksa bandar udara dan pelabuhan di NTT demi menjaga keselamatan dan kelancaran operasional transportasi. Konektivitas udara dan laut terus diupayakan guna mendukung mobilisasi masyarakat serta distribusi bantuan ke wilayah terdampak gempa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....