Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community

  • 20 Agt 2026 09:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengapresiasi pameran lukisan SBY Art Community sebagai ruang kolaborasi seniman Indonesia dan internasional.
  • Pameran lukisan berlangsung dari 18 hingga 30 Agustus 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta dengan membawa pesan perdamaian.
  • Kegiatan ini merupakan respons terhadap dinamika global melalui karya seni yang melibatkan kolaborasi lintas negara.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengapresiasi pameran lukisan SBY Art Community di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Pameran tersebut dinilai menjadi ruang kolaborasi seniman Indonesia dan internasional melalui karya seni yang merespons dinamika global.

Riefky menjelaskan pameran tersebut berlangsung 18 hingga 30 Agustus 2026 di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Kegiatan menjadi ruang kolaborasi seniman Indonesia dan internasional melalui karya seni yang membawa pesan perdamaian.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada SBY Art Community beserta para pelukis yang tergabung di dalamnya. Melalui karya-karya yang ditampilkan, para seniman menyampaikan respons dan refleksi terhadap situasi global yang terjadi saat ini,” kata Teuku Riefky Harsya dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.

Menurutnya, gagasan yang disampaikan melalui karya seni dapat dinikmati dan dipahami masyarakat, khususnya publik Jakarta, melalui bahasa seni. Pameran tersebut juga menjadi bagian dari diplomasi budaya melalui kolaborasi antara seniman Indonesia dan Christopher Lehmpfuhl dari Berlin.

“Karya seni memungkinkan masyarakat memahami gagasan dan respons seniman terhadap dinamika global melalui bahasa seni. Karena itu, pameran ini untuk memperkuat diplomasi budaya melalui kolaborasi seniman Indonesia dan Christopher Lehmpfuhl dari Berlin,” ucap Riefky.

Kementerian Ekonomi Kreatif berharap kolaborasi SBY Art Community terus berkembang dan membuka peluang seniman Indonesia berkarya. Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas jejaring seniman Indonesia hingga tingkat internasional.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono menilai seni dapat menjadi sarana membangun hubungan antarmasyarakat dan antarnegara. Menurutnya, kolaborasi seni mampu memperkuat komunikasi serta menjembatani hubungan Indonesia dengan negara lain.

“Rasanya seni bisa menjadi sesuatu yang memoderasi, mendamaikan. Mudah-mudahan hubungan baik antara kedua kota, antara kedua negara, bisa dijembatani melalui kolaborasi semacam ini,” kata AHY.

Pameran yang dikuratori Gie Sanjaya itu menampilkan 150 lukisan terkurasi. Karya tersebut meliputi 52 karya SBY, 29 Christopher Lehmpfuhl, 63 seniman SAC, lima seniman cilik, satu kolaborasi lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....