Lima Hari Pascagempa NTT, Desa Lidi Sikka Masih Terisolir
- 19 Agt 2026 13:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Desa Lidi Masih Terisolir Lima Hari Pascagempa M7,7, akses darat tertutup longsoran dan jalur laut terkendala gelombang tinggi.
- Warga Desa Lidi Kekurangan Air Bersih dan Bahan Makanan, bahkan seorang warga terluka setelah terjatuh saat memanjat kelapa ketika gempa terjadi.
- Korban Meninggal di Kabupaten Sikka Bertambah Menjadi Lima Orang, setelah Leonardus Noprianto Waku meninggal di RSUD TC Hillers Maumere.
RRI.CO.ID, Jakarta - Desa Lidi di Pulau Palu'e, Kabupaten Sikka masih terisolir lima hari pasca bencana gempa bumi magnitudo 7,7 di NTT. Hal itu disampaikan Wakapolres Sikka, Kompol Marselus Yugo Amboro, Rabu, 19 Agustus 2026.
Ia mengatakan, Desa Lidi belum bisa dimasuki karena masih sangat berbahaya. Akses jalan menuju desa tertutup material longsoran seperti batu besar dan tanah.
Ia mengatakan, jalur laut menuju desa juga belum bisa ditembus karena gelombang tinggi. "Masih ada satu desa yang terisolir sama sekali, Desa Lidi," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Rabu, 19 Agustus 2026.
Saat ini, tim penyelamat dari Polres Sikka, Basarnas dan TNI masih tertahan di Palue. Menurutnya, warga kehabisan air bersih sehingga harus memanjat kelapa untuk dikonsumsi.
"Ada warga di desa Lidi karena sudah kekurangan bahan makan dan hampir kehabisan air minum panjat kelapa. Tapi saat panjat ada gempa sehingga korban jatuh," ujarnya.
Saat ini korban warga Desa Lidi bernama Servasius Sanda (25) sudah dirawat di Puskesmas setempat. Sementara itu, korban gempa bumi di Kabupaten Sikka yang meninggal dunia bertambah satu orang menjadi lima korban.
Korban meninggal tersebut seorang Frater bernama Leonardus Noprianto Waku yang kritis sejak Sabtu lalu saat terjadi gempa. Ia diketahui melompat dari lantai tiga gedung sekolahnya di Seminari Tinggi Filsafat Katolik Ritapiret, Maumere.
Leonardus meninggal di RSUD TC. HIllers Maumere pada Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 22.00 WITA. Meninggalnya Leonardus dikonfirmasi Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno, Rabu, 19 Agustus 2026.
"Iya benar, ada tambahan satu korban meninggal dunia. Meninggal di RSUD TC. Hillers Maumere," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....