Seskab Teddy: Sesuai Instruksi Presiden, 253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT

  • 19 Agt 2026 12:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah telah mengirim bantuan logistik dengan total 253 ton untuk warga terdampak gempa di NTT
  • Pemerintah mengerahkan armada jalur darat, laut dan udara untuk mempercepat penanganan dampak gempa
  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memantau langsung pengiriman bantuan logistik di Halim Perdanakusuma Jakarta

RRI.CO.ID. Jakarta- Sekretarsi Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan mempercepat pengiriman bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Seskab Teddy mengatakan total bantuan yang telah dikirim ke wilayah terdampak gempa sebanyak 253 ton logistik.

Seskab Teddy mengatakan pesawat kembali diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan membawa total 65 ton bantuan pada Rabu 19 Agustus 2026. Seskab Teddy memantau langsung pengiriman bantuan logistik.

"Atas instruksi Bapak Presiden Prabowo, hari ini, hari kelima pascabencana, 19 Agustus 2026, jam 4 pagi kembali diberangkatkan lima pesawat menuju NTT, hari ini total membawa 65 ton logistik. Jadi sejak hari pertama 27 ton sampai dengan hari kelima ini sudah terangkut 253 ton logistik,” ujar Seskab dalam keterangan tertulis, Rabu, 19 Agustus 2026.

Logistik yang dikirim terdiri atas makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, serta berbagai kebutuhan lain bagi warga terdampak. Pemerintah menyiapkan dua posko utama untuk mempercepat distribusi bantuan, yakni di Labuan Bajo dan Maumere.

Bantua dari Posko Labuan Bajo, didistribusikan ke sejumlah wilayah, antara lain Manggarai dan Ngada. Sementara itu, bantuan dari Posko Maumere didistribusikan menuju Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Distribusi logistik dilakukan melalui jalur udara. Ia meneranhkan jalur udara diperkuat dengan helikopter serta pesawat Cassa dan pesawat berukuran lebih kecil.

Pemerintah juga memperkuat jalur laut yang di dioperasikan sebagai rumah sakit dan membawa bantuan logistik. Seskab Teddy menerangkan tiga KRI TNI Angkatan Laut telah berada di wilayah terdampak dan satu kapal rumah sakit juga hampir berlabuh.

“Laporan dari Menteri PU, seluruh jalur darat sudah dapat dilewati sejak hari kedua,” kata Teddy. Pemerintah, lanjut Seskab Teddy, terus memantau penanganan bencana agar seluruh proses dapat berjalan cepat dan bantuan dapat segera diterima masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana di NTT. Apresiasi sehingga bantuan dengan cepat diterima masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh aparat yang bertugas, kepada warga, kepada relawan, kepada siapa pun yang turut membantu penanganan bencana ini. Dehingga logistik dapat terkirim secepat mungkin dan dapat dirasa manfaatnya secepat mungkin oleh warga yang terdampak,” kata Seskab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....