Polri Kirim Logistik untuk Korban Gempa Flores. Cek, Apa Saja?
- 19 Agt 2026 10:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Polri menyiapkan distribusi bantuan Kapolri bagi korban gempa dari Manggarai hingga Sikka.
- Distribusi menggunakan dua kapal Polairud melalui Dermaga Reo sebagai akses menuju wilayah terdampak.
- Bantuan berisi 17.500 kilogram beras, 3.500 liter minyak goreng, 3.500 paket sembako, mainan anak, dan peralatan dapur diangkut menggunakan dua kapal Korpolairud Polri via Dermaga Reo.
RRI.CO.ID, Labuan Bajo - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyalurkan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores. Penyaluran bantuan disalurkan secara bertahap mulai dari wilayah Kabupaten Manggarai hingga Kabupaten Sikka.
Dua armada kapal milik Korpolairud Polri dikerahkan untuk mengangkut bantuan melintasi jalur laut pada Selasa, 18 Agustus 2026. Penyaluran logistik melalui perairan laut dipilih menuju Dermaga Reo karena dinilai relatif aman.
Kepala Korps Polairud Baharkam Polri Irjen Pol Raden Firdaus Kurniawan Ferry menyampaikan keterangan resmi pada Rabu, 19 Agustus 2026. Bantuan berasal dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo demi mencukupi kebutuhan dasar warga.
"Polri memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa di Pulau Flores dapat segera didistribusikan. Seluruh bantuan yang dimuat ke kapal siap disalurkan kepada masyarakat," kata Raden Firdaus Kurniawan Ferry, Rabu, 19 Agustus 2026.
Logistik yang diangkut mencakup 3.500 kantong beras seberat 17.500 kilogram (17,5 ton) serta 3.500 liter minyak goreng. Petugas gabungan menyertakan 3.500 paket sembako beserta 500 unit mainan anak untuk penyintas.
Jajaran personel Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) berkoordinasi dalam pengemasan paket bantuan logistik. Kepala Kepolisian Resor Manggarai Barat AKBP Christian Kadang memberikan tambahan perlengkapan peralatan dapur.
ia memantau secara langsung proses pemuatan logistik menuju armada kapal pengangkut di dermaga pelabuhan. Pemantauan lapangan dilakukan guna menjamin seluruh proses pemberangkatan bantuan berjalan dengan lancar.
"Pendistribusian ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Bantuan disalurkan bertahap sesuai kebutuhan setiap wilayah agar tepat sasaran," katanya.
ia menegaskan bahwa jajarannya terus membangun koordinasi dengan satuan wilayah serta pihak terkait lainnya. Pendataan kebutuhan warga terus dilakukan agar penyaluran bantuan tambahan berjalan dengan efektif.
"Kami terus berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan dan seluruh pihak terkait. Distribusi harus berjalan aman, lancar, dan efektif," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....