Mendagri Tito Salurkan Santunan Duka ke Keluarga Korban Gempa NTT
- 18 Agt 2026 21:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mendagri Tito Karnavian menyalurkan santunan duka Rp15 juta kepada ahli waris korban meninggal akibat gempa NTT.
- Tito meninjau lokasi pengungsian di Nagekeo untuk menyerap aspirasi serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat terdampak gempa.
- Dampak gempa paling parah terjadi di utara Pulau Flores, dengan sebagian besar korban tertimpa reruntuhan bangunan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian menyalurkan santunan duka kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat gempa NTT. Santunan sebesar Rp15 juta salah satunya diberikan kepada Florina selaku ahli waris korban.
"Saya selaku Menteri Dalam Negeri ingin memberikan tali asih kepada ahli waris keluarga yang wafat. Mohon diterima," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Selasa, 18 Agustus 2026.
Ia berharap bantuan itu dapat meringankan beban keluarga, khususnya setelah terdampak bencana gempa. Ia memberikan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus memastikan pemerintah pusat bersama pihak terkait hadir di tengah masyarakat.
Usai menyerahkan santunan, ia melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Nagekeo, NTT. Di sana, ia meninjau lokasi pengungsian sekaligus menyerap aspirasi dan mengidentifikasi kebutuhan masyarakat terdampak.
Dalam peninjauannya, ia menyebut dampak gempa paling parah umumnya terjadi di sejumlah wilayah di sisi utara Pulau Flores. Sebagian besar korban, kata Tito, merupakan masyarakat yang tertimpa reruntuhan bangunan.
Ia menjelaskan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Para menteri dan kepala lembaga turut menyambangi sejumlah titik terdampak gempa di NTT untuk memastikan penanganan berjalan baik. Dalam kunjungannya, ia telah menyambangi sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Manggarai Timur dan Nagekeo.
"Ketika saya di Manggarai Timur bagian utara turun naik helikopter, jalan di desa-desa yang ada di situ susah mencari rumah yang utuh. Artinya ini dampak yang terjadi sebagian besar di bagian Flores, bagian utara," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....