Penyelundupan Emas, Dirjen Bea Cukai Soroti Pengawasan Bandara Domestik
- 18 Agt 2026 21:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama menegaskan pentingnya memperketat pengawasan di level bandara domestik
- Jalur penerbangan lokal dinilai kerap menjadi titik awal pemindahan hasil tambang ilegal sebelum diselundupkan ke luar negeri
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama menegaskan pentingnya memperketat pengawasan di level bandara domestik. Jalur penerbangan lokal dinilai kerap menjadi titik awal pemindahan hasil tambang ilegal sebelum diselundupkan ke luar negeri.
"Pintu masuk ke Bandara Soekarno-Hatta atau bandara internasional ini tentunya tidak lepas juga dari pengawasan di bandara domestik. Pintu keluar dari daerah tempat pertambangan emas tanpa izin itu pasti melewati bandara domestik," ujarnya, Selasa 18 Agustus 2026.
Guna mencegah modus serupa terulang, Djaka mendorong penguatan kolaborasi antarinstansi di seluruh pintu keberangkatan domestik. Pengawasan di bandara internasional dinilai tidak akan efektif jika pergerakan sindikat di daerah asal dibiarkan lolos.
Pihak otoritas kini terus mendalami identitas dan peran oknum yang terlibat. Tujuannya guna membongkar jaringan penyelundupan tersebut hingga ke akar-akarnya.
Diketahui, Bea Cukai mengendus indikasi keterlibatan oknum petugas Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam melancarkan aksi penyelundupan emas ke luar negeri. Hal tersebut berdasarkan temuan pada pengungkapan sejumlah kasus tersebut.
| Baca juga: Penyelundupan Emas Keluar Negeri Kian Marak |
"Sama seperti salah satu dari kasus sebelumnya, ada keterlibatan oknum petugas bandara atau ground handling. Dimana dia yang memang bekerja sehari-hari di bandara," ujar Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, Selasa, 18 Agustus 2026.
Hengky memaparkan dugaan pelanggaran tersebut terungkap berdasarkan penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV). Serta koordinasi intensif dengan otoritas keamanan penerbangan (Aviation Security/Avsec).
Sindikat penyelundupan emas internasional ini diduga sengaja memanfaatkan oknum ground handling. Pasalnya, dinilai sangat memahami seluk-beluk, jalur logistik, hingga kelemahan jam operasional bandara.
Keterlibatan orang dalam tersebut membuat proses penyamaran barang bukti yang dibawa oleh para sindikat yang mayoritas warga asing menjadi lebih mudah. Khususnya, untuk menembus sistem keamanan standar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....