Pemerintah: Sekolah Rakyat Wujud Komitmen Bangun SDM Unggul

  • 15 Jul 2026 13:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah menegaskan, bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen dalam membangun kualitas SDM melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang merata di berbagai daerah.
  • Pembangunan Sekolah Rakyat menjadi langkah nyata pemerintah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menciptakan fasilitas belajar yang layak bagi anak-anak Indonesia.
  • Pemerintah berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat menjadi fondasi dalam mencetak generasi unggul sekaligus memperkuat pemerataan layanan pendidikan di seluruh Indonesia melalui dukungan infrastruktur yang berkualitas.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah menegaskan, bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang merata di berbagai daerah. Pembangunan Sekolah Rakyat menjadi langkah nyata pemerintah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menciptakan fasilitas belajar yang layak bagi anak-anak Indonesia.

"Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Serta mendukung pemerataan akses pendidikan," ujar Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu 15 Juli 2026.

Seiring dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat yang dibangun PT Nindya Karya (Persero) kini telah siap difungsikan. Guna dimanfaatkan oleh para peserta didik baru.

Kehadiran fasilitas pendidikan tersebut menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah dan badan usaha milik negara (BUMN) dalam menghadirkan ruang belajar yang representatif. Sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Pada tahap II, Nindya Karya menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat di 20 lokasi yang tersebar di empat provinsi. Yakni, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Maluku.

Pemerataan pembangunan tersebut dinilai mencerminkan upaya pemerintah menghadirkan infrastruktur pendidikan hingga ke kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Sehingga semakin banyak anak Indonesia memperoleh akses terhadap sarana pendidikan yang layak.

Direktur Utama PT Nindya Karya Firmansyah mengatakan, dimulainya MPLS menjadi tonggak penting karena menandai mulai dimanfaatkannya hasil pembangunan untuk kepentingan masyarakat. "Kami bersyukur pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi amanah pemerintah kini telah memasuki tahap pemanfaatan," ujar Firmansyah.

"Dimulainya kegiatan MPLS menjadi bukti bahwa hasil pembangunan yang dikerjakan Nindya Karya sudah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Keberhasilan proyek ini bukan hanya diukur dari rampungnya konstruksi, tetapi dari manfaat yang terus dirasakan oleh generasi penerus bangsa," ujarnya.

Pemerintah berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat menjadi fondasi dalam mencetak generasi unggul. Sekaligus memperkuat pemerataan layanan pendidikan di seluruh Indonesia melalui dukungan infrastruktur yang berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....