Srikandi Forensik Indonesia, Inilah Deretan Kasus yang Ditangani Dokter Hastry

  • 15 Jul 2026 13:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti menjadi perempuan pertama Indonesia yang menyandang gelar dokter forensik dan dikenal sebagai Srikandi Forensik Indonesia.
  • Selama 24 tahun berkarier, Hastry menangani berbagai kasus besar, mulai dari identifikasi korban bencana, kecelakaan pesawat, hingga kasus pembunuhan.
  • Pengalamannya di bidang Kedokteran Kepolisian menjadikan Hastry berperan penting dalam mengungkap fakta melalui ilmu forensik untuk mendukung penegakan hukum.

RRI.CO.ID, Jakarta - Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti dikenal sebagai Srikandi Forensik Indonesia yang menorehkan sejarah dunia kedokteran kepolisian. Ia menjadi perempuan pertama Indonesia yang menyandang gelar dokter forensik.

Keberhasilannya membuktikan perempuan mampu berkiprah dalam profesi yang selama ini identik dengan laki-laki. Meski bekerja di balik layar, peran Hastry memberikan kepastian bagi keluarga korban dan mendukung proses penegakan hukum.

Dengan pengalaman serta keahlian yang dimiliki, Hastry telah menangani berbagai kasus besar di Indonesia. Tugasnya mencakup identifikasi korban bencana alam, kecelakaan pesawat, hingga pengungkapan kasus pembunuhan.

Hastry merupakan lulusan SEPA Polri 1998 yang berpengalaman dalam bidang Kedokteran Kepolisian. Jabatan terakhirnya sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Utama Tingkat II Pusdokkes Polri menjadi bukti perjalanan panjang pengabdiannya.

Dua puluh empat tahun berkiprah sebagai dokter forensik di Indonesia. Berikut kasus yang pernah ditangani Sumy Hastry Purwanti.

- Identifikasi korban Bom Bali I (2002)

- Identifikasi korban Lion Air crash – Solo (2004)

- Identifikasi korban bom Kedutaan Besar Australia di Jakarta (2004)

- Kecelakaan pesawat Mandala di Medan (2005)

- Identifikasi korban Bom Bali II (2005)

- Identifikasi teroris Wonosobo (2006)

- Bencana gempa bumi Yogyakarta (2006)

- Identifikasi korban kapal KM Senopati Nusantara (2006)

- Gempa dan tsunami Aceh (2006)

- Identifikasi korban Garuda air crash –

Yogyakarta (2007)

- Identifikasi korban jatuhnya pesawat CASA C-212 TNI AU – Bogor (2008)

- Identifikasi korban jatuhnya pesawat Hercules TNI AU – Madiun (2009)

- Bom Hotel JW Marriott, Jakarta (2009)

- Identifikasi jenazah teroris Noordin M. Top (2009)

- Tim DVI briefing bush fire Melbourne, Sep (2009)

- Gempa bumi Padang, Sumatera Barat (2009)

- Identifikasi teroris Dulmatin (2010)

- Identifikasi korban laka KA Pemalang (2010)

- Identifikasi korban longsor Wonosobo (2011)

- Identifikasi korban kapal tenggelam imigran gelap (2011)

- Kecelakaan pesawat Sukhoi SSJ100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat (2012)

- Kecelakaan pesawat Hercules TNI AU di Medan, Sumatera Utara (2015)

- Identifikasi korban pesawat Malaysia Airlines MH17 (2014)

- Identifikasi korban pesawat AirAsia QZ8501 (2014)

- Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang (2021)

- Kasus pembunuhan perempuan hamil di Tegal (2023)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....