KLH Bidik 2 Miliar Pohon, Pulihkan Lahan Gambut Rawan Karhutla
- 11 Jul 2026 10:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyiapkan gerakan nasional pemulihan lingkungan dengan target penanaman 2 miliar pohon. Ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki ekosistem lahan kritis dan menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat mengatakan gerakan tersebut akan melibatkan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, hingga tokoh agama. Fokus awal diarahkan ke tiga provinsi yang selama ini menjadi wilayah rawan karhutla.
“Provinsi tersebut yakni Riau, Kalimantan Barat, dan Sumatra Selatan. Jadi ini bagian dari gerakan yang sama melibatkan pemerintah, pengusaha, masyarakat, sebagai rencana gerakan nasional pemulihan lingkungan ini,” kata lewat keterangannya, Sabtu, 11 Juli 2026.
Menurut Jumhur, rehabilitasi lahan kritis telah berjalan. Berdasarkan laporan Kementerian Kehutanan, sekitar 400 ribu hektare lahan kritis telah ditanami kembali.
Ke depan, pemerintah ingin memperluas gerakan tersebut melibatkan kekuatan korporasi dalam aksi penanaman pohon secara masif. “Kita mengajak semua orang dan kekuatan korporasi untuk sama-sama memulihkan lingkungan dengan cara menanam misalnya 2 miliar pohon,” ujarnya.
Selain penanaman pohon, KLH juga memprioritaskan revegetasi dan pembasahan kembali lahan gambut melalui pengawasan tinggi muka air tanah. Sejumlah wilayah yang menjadi fokus antara lain Muaro Jambi, Pelalawan, Ogan Komering Ilir, dan Kubu Raya.
Jumhur mengingatkan sekitar 400 perusahaan pemegang konsesi lahan gambut memiliki tanggung jawab besar dalam mencegah karhutla. Menurutnya, sanksi berat akan diberikan apabila kebakaran terjadi akibat kelalaian perusahaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....