Pemerhati: Kopdes Merah Putih Potensi Percepat Pertumbuhan Ekonomi
- 20 Jun 2026 16:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Koperasi Desa Merah Putih sebagai alternatif penguatan ekonomi pedesaan.
- Kebijakan tersebut berpotensi mempercepat pertumbuhan ekonomi desa melalui ekosistem bisnis, kelembagaan, serta kolaborasi baru.
- Konsep Koperasi Desa Merah Putih tidak dirancang menjadi pesaing usaha lokal. Dia meyakini bahwa BUMDes, koperasi nelayan, serta lembaga ekonomi lain dapat berjalan berdampingan secara produktif.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pengamat Ekonomi dari Universitas Pasundan Bandung, Acuviarta Kartabi mengatakan, program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dapat menjadi alternatif penguatan ekonomi pedesaan. Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi mempercepat pertumbuhan ekonomi desa melalui ekosistem bisnis, kelembagaan, serta kolaborasi baru.
Kartabi menekankan bahwa keberhasilan program sangat ditentukan kesiapan ekosistem bisnis, sumber daya, serta karakteristik masyarakat setempat. “Program ini sebenarnya kebijakan yang bagus, namun pelaksanaannya sangat bergantung pada kondisi wilayah dan perencanaan,” kata Acuviarta kepada PRO3 RRI, Sabtu, 20 Juni 2026.
Menurutnya, koperasi harus menyesuaikan kondisi geografis dan potensi desa agar mampu berkembang secara berkelanjutan. “Bisnis proses koperasi harus sesuai dengan kondisi sumber daya, iklim, dan karakteristik masyarakat di desa,” ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, konsep Koperasi Desa Merah Putih tidak dirancang menjadi pesaing usaha lokal. Ia meyakini, BUMDes, koperasi nelayan, serta lembaga ekonomi lain dapat berjalan berdampingan secara produktif.
Kartabi turut menggarisbawahi pentingnya tata kelola yang baik dalam pengelolaan koperasi serta penggunaan anggaran. “Konsepnya adalah bersinergi dan saling mendukung, bukan mematikan atau menggantikan entitas ekonomi yang sudah ada,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan transparan diperlukan karena program melibatkan dana negara, dana desa, serta pembiayaan perbankan. “Pengurus harus memahami bahwa dana yang digunakan adalah dana masyarakat sehingga pengelolaannya harus penuh tanggung jawab,” katanya.
Ia mengatakan, transformasi digital menjadi faktor penting untuk memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi. Ia berharap digitalisasi dapat memperkuat pengawasan, pelaporan, serta memperluas jangkauan usaha koperasi hingga pasar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....