Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung Harus Steril dari Drone

  • 31 Mei 2023 01:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kepolisian Daerah Jawa Barat meminta masyarakat tidak menerbangkan layang-layang dan pesawat nirawak atau drone di sekitar jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Hal itu disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo.

Ia mengatakan, layang-layang dan drone berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan kereta cepat. Terlebih lagi saat ini jalur kereta cepat sudah dialiri listrik.

"Sosialisasi terkait KCJB diberikan kepada masyarakat sekitar jalur yang dilintasi kereta cepat. Ini untuk menjaga sarana dan prasarana salah satu proyek strategis nasional," kata Ibrahim, Rabu (31/5/2023).

Untuk itu, polisi juga telah mengerahkan sebanyak 245 personel, terdiri dari Polrestabes Bandung 53 personel, Polresta Bandung 40 personel. Lalu Polres Cimahi 39 personel, Polres Purwakarta 60 personel, dan Polres Karawang sebanyak 53 personel.

Para personel itu dikerahkan untuk memastikan pengamanan pada titik-titik rawan dalam meminimalisasi dan meniadakan kecelakaan kereta. Setidaknya ada sebanyak 63 titik rawan gangguan ketertiban dan keamanan di jalur KCJB.

Selain itu, menurut Ibrahim, para personel itu juga diterjunkan untuk mengantisipasi adanya tindak pidana kriminal, seperti pencurian. Walaupun hanya pencurian kecil, seperti baut, kabel atau tembaga, tetapi hal itu bisa berdampak besar dan membahayakan perjalanan kereta cepat.

"Anggota yang bertugas juga melakukan pemasangan spanduk, membagikan selebaran, dan poster. Guna tidak melakukan tindak kriminal pencurian aset KCJB, sabotase KCJB karena akan dijerat pidana," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....