Antisipasi El Nino, Mentan: Pemda Harus Lebih Peka

  • 30 Mei 2023 02:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap para kepala daerah lebih peka terhadap krisis layaknya pemerintah pusat. Sehingga dapat bersama-sama mengantisipasi El Nino yang dapat memicu kekeringan dan kurang ketersediaan air.

"Bagaimana kita adaptasi cuaca antara lain embung-embung dan parit-parit yang kecil-kecil diharapkan daerah bisa menyikapi lebih kuat. Para bupati dan gubernur memberikan katakanlah sense of crisis terhadap El Nino harus hadir," ujar Syahrul di Istana Kepresidenan, Senin (29/5/2023).

Syahrul mengatakan, pemerintah pusat akan terus membantu produktivitas pangan di daerah. Caranya antara lain dengan membangun infrastruktur pengairan untuk membantu produksi petani.

"Kita bantu terus dari pemerintah pusat, program-program pompa air, dan lain-lain. Sumur air dalam, jadi bagian-bagian yang kita," kata Syahrul lebih lanjut.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar mewaspadai potensi kekeringan. Selain itu berkurangnya sumber air bersih karena El Nino pada pertengahan tahun 2023.

Tito mengatakan, kekeringan yang terjadi di Malaysia membuat rakyat panic buying air mineral. Mereka belanja secara berlebihan merasa takut produk air habis terjual.

"Kalau sudah air mineral sebagai salah saytu kebutuhan dasar (mulai langka), itu akan terjadi panic buying. Otomatis berlaku hukum market demand (permintaan) tinggi, harga akan naik," ujar Tito.

Tito mendorong pula setiap pemda agar mulai mengindentifikasi dampak yang berpotensi akibat El Nino. Jika dalam identifikasi ditemukan sejumlah masalah, pemda diharapkan dapat mengambil langkah intervensi yang melibatkan dinas pertanian dan perdagangan.

Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memprediksi musim kemarau tahun 2023 akan tiba lebih awal. Selain itu curah hujan yang turun selama musim kemarau diprediksi akan normal hingga lebih kering dibandingkan biasanya.

Adapun puncak musim kemarau 2023 akan terjadi di bulan Agustus mendatang. Pada semester kedua terdapat peluang 50-60 persen bahwa kondisi netral akan beralih fase El Nino.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....