Kementan Sudah Sosialisasikan Proyek Kampung Kedelai ke Lemhannas

  • 13 Mar 2023 23:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkapkan, pengembangan Kampung Kedelai atau Soybean Village telah disosialasikan ke tingkat Lemhannas. Proyek ini merupakan percontohan (pilot project) kawasan pertanian kedelai dengan pengolahan terpadu dari hulu-hilir berbasis korporasi.

"Dan konsep ini juga sudah kita sosialisasikan di Lemhannas. Sudah kita sampaikan pada bapak di Lemhannas untuk disampaikan konsep ini kepada presiden," ucap Direktur Aneka Kacang dan Umbi (Akabi) Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Yuris Tiyanto dalam diskusi bertajuk Sinergisitas Pengembangan Kedelai Hulu-Hilir di Jakarta, Senin (13/3/2023).

Yuris mengatakan, salah satu proyek pengembangan kedelai nasional ini pada tahun ini sudah berada di tahap operasional. Konsepnya telah tuntas dirumuskan bersama dengan tim empat percepatan swasembada kedelai.

"Tim swamsembada kedelai itu anggotanya ada pak Dirjen, eks Dirjen pada jamannya, ada prof ada juga ahli-ahli di korporasi. Jadi untuk tataran konsep hulu-hilir yang ada Direktorat AKABI sudah tuntas dan tamat, tinggal sekarang operasionalnya tahun ini dan konsepnya kami telurkan dalam bentuk matrik," ucapnya.

Secara garis besar konsep proyek kedelai ini memadukan keahlian dengan teknologi, dengan penyediaan sekolah lapangan dan demplot. Demplot akan bekerja sama dengan penyedia, sehingga dapat mengembangkan berbagai macap teknologi.

Ia mengatakan, terkait pembiayaan juga tidak hanya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pembiayaan dapat melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) terutama untuk penyediaan alat-alat mesin pertanian (Alsintan) pendukung.

Diketahui, pada tahap awal ini luas proyek kampung kedelai ini baru 100 hektar yang tersebar di empat provinsi. Wilayahnya tersebar di Jawa Barat, Jogjakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....