Basuki Hadimuljono Pamerkan Inovasi IKN kepada Bank Dunia

  • 08 Jun 2025 23:31 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Nusantara: Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono menunjukkan langsung inovasi pembangunan berkelanjutan IKN kepada Direktur Global World Bank’s Global for Water Global Practice, Saroj Kumar Jha, dalam kunjungan resmi ke kawasan IKN, Minggu (8/6/2025).

Basuki menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya mengejar kemajuan infrastruktur, tetapi juga menjaga keharmonisan dengan lingkungan.

“Hari ini menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan langsung kepada mitra internasional seperti Bank Dunia bagaimana prinsip pembangunan yang selaras dengan alam diterapkan di IKN,” tegasnya.

BACA JUGA:

Konsep Hijau IKN Tuai Pujian dari Bank Dunia

Kunjungan ini menjadi momentum strategis memperkuat daya tarik Nusantara di mata mitra internasional. Dalam rangkaian kunjungan, Saroj Kumar Jha dan delegasi Bank Dunia meninjau sejumlah titik kunci di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), termasuk Bendungan Sepaku Semoi, sistem Pengendali Banjir DAS Sanggai 1A, serta area Istana Negara.

Kepala OIKN menunjukkan kolam embung di dalam KIPP IKN kepada delegasi Bank Dunia. Foto: Humas OIKN.

Peninjauan ini memperlihatkan secara nyata bagaimana desain kota masa depan diintegrasikan dengan pengelolaan sumber daya air dan lingkungan.

Saroj mengungkapkan kekagumannya atas konsep pembangunan Nusantara yang menggabungkan teknologi dan konservasi alam secara harmonis.

“Ini sangat indah. Saya sangat terkesan melihat bagaimana Nusantara direncanakan dan dilaksanakan. Ini adalah contoh yang sangat baik,” ujarnya.

BACA JUGA:

KPBU Jadi Solusi Pembangunan IKN Tanpa Bebani APBN

Ia juga mendorong berbagai pihak untuk tidak hanya mengunjungi IKN, tetapi juga berinvestasi dan membangun kemitraan. “Saya sungguh berharap World Bank dapat menjadi mitra saat Kota Nusantara tumbuh menjadi ibu kota paling modern di dunia,” tambahnya.

Saroj pun mengapresiasi sambutan hangat dan keterbukaan dari Kepala Otorita IKN. Ia menilai kunjungan ini membuka peluang kerja sama lebih lanjut dalam pengembangan kota yang berkelanjutan dan inklusif.

BACA JUGA:

Pembiayaan IKN Lewat Skema KPBU Makin Diminati Investor

Kunjungan Bank Dunia ini menjadi salah satu sinyal positif bahwa konsep pembangunan IKN sebagai kota hijau, cerdas, dan tangguh mulai mendapat perhatian dan pengakuan dari komunitas internasional. IKN pun terus memperkuat posisinya sebagai simbol masa depan Indonesia yang berpijak pada prinsip kemajuan dan keberlanjutan.

Deretan Inovasi di IKN

Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar proyek pemindahan pusat pemerintahan, tetapi wajah baru Indonesia dalam mewujudkan kota masa depan dengan visi kota hijau, cerdas, dan inklusif. Serangkaian inovasi yang diterapkan di IKN menunjukkan bahwa masa depan itu sedang dibangun hari ini, di jantung Kalimantan Timur.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa pembangunan Nusantara tidak hanya mengejar kemajuan infrastruktur, tetapi juga memastikan keharmonisan antara manusia dan alam. “Pembangunan di IKN menerapkan prinsip keberlanjutan dan inovasi dari fondasi paling dasar,” ujarnya.

Berikut deretan inovasi utama yang menjadikan IKN sebagai model kota abad ke-21

1. Kota Hijau dan Biru

IKN dirancang dengan konsep green and blue infrastructure, menggabungkan ruang terbuka hijau (65% dari luas wilayah) dengan sistem pengelolaan air yang canggih seperti Bendungan Sepaku Semoi dan pengendali banjir DAS Sanggai 1A. Hutan tropis tetap dilestarikan, menjadikan IKN paru-paru baru nusantara.

2. Smart City Terintegrasi Digital

Seluruh sistem IKN dikendalikan melalui konsep smart city, mulai dari transportasi, energi, hingga layanan publik. Teknologi Internet of Things (IoT) dan digital twin memungkinkan pemantauan kota secara real-time dan respons cepat terhadap berbagai kebutuhan warga.

3. Energi Bersih dan Masa Depan Tanpa Emisi

IKN berkomitmen menggunakan hingga 80% energi dari sumber terbarukan seperti surya dan biomassa. Bangunan dirancang dengan standar green building, dan infrastruktur kendaraan Listrik, termasuk EV charging stations, telah dipersiapkan sejak awal pembangunan.

4. Kota Ramah Pejalan dan Transportasi Publik Canggih

Tak seperti kota pada umumnya, IKN mengedepankan konsep walkable city. Trotoar luas, jalur sepeda, dan transportasi publik modern seperti bus otonom dan kereta ringan akan menjadi andalan mobilitas rendah emisi di kota ini.

5. Hunian Inklusif dan Berbasis Komunitas

Perumahan di IKN tidak hanya untuk ASN, tetapi juga bagi masyarakat umum dan pekerja sektor informal, dengan pendekatan mixed-use dan mixed-income. Ini menjadikan kota tetap inklusif dan menyatu dengan masyarakat lokal.

6. Kota Sehat dan Tahan Bencana

IKN dilengkapi sistem sanitasi dan pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Fasilitas kesehatan berbasis teknologi tinggi juga dirancang menjadi bagian integral dari kawasan, sekaligus memastikan ketahanan terhadap bencana alam seperti banjir dan kebakaran hutan.

7. Tata Kelola Digital yang Transparan

Dengan semangat reformasi birokrasi, IKN menerapkan sistem e-governance dan open data untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam pengambilan keputusan publik. Teknologi blockchain bahkan mulai diujicoba dalam sistem layanan publik.

Tak heran jika dunia kini mulai melirik IKN sebagai model masa depan kota global. Dengan fondasi inovasi yang kuat, IKN tidak hanya menjadi ibu kota baru Indonesia tapi juga simbol keberanian bangsa melompat ke masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....