Ini Profil Ibu Dora Sigar, Ibunda Presiden Prabowo

  • 29 Des 2024 09:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menyatakan, dirinya lahir dari seorang ibu Kristiani. Ibu Dora Marie Sigar Djojohadikusumo, lahir di Manado, Sulawesi Utara pada 21 September 1921.

Ibu Dora berasal dari keluarga terpandang di Minahasa, yang bercampur antara Minahasa dan Jerman. Ibu Dora begitu kuat kental dengan dunia pendidikan dan sosial, yang membentuk karakter kehidupannya.

Dora adalah putri dari Philip Frederik Laurens Sigar, pejabat pemerintah (Ambtenaar) di Manado, Sulawesi Utara. Philip juga anggota Volksraad (Dewan Rakyat) di masa kolonial.

Dora kecil adalah putri yang cerdas, sehingga dia dikirim ke Belanda oleh ayahnya untuk melanjutkan pendidikan. Di Belanda, dia bersekolah di Christelijk Hogere Burger School di Utrecht.

Baca Juga: Ibu Beragama Kristiani, Presiden: Saya Bukti Keluarga Pancasila

Kemudian, Dora melanjutkan studi di bidang keperawatan. Dia fokus dalam ilmu keperawatan pascabedah di salah satu universitas ternama.

Selama di Belanda, Dora juga aktif dalam kegiatan kemahasiswaan, terutama yang bersifat politis. Aktivitas Dora mengantarkannya bertemu dengan Sumitro Djojohadikusumo.

Sumitro saat itu tengah menjalani perawatan di Belanda dan Dora saat itu bertugas sebagai perawat. Sumitro dan Dora kemudian menjalin hubungan dan menikah di saat situasi politik pascakemerdekaan Indonesia.

Dora berperan penting mendukung karier Sumitro sebagai ekonom dan juga tokoh politik. Dia menjadi tulang punggung keluarga dan memastikan anak-anaknya mendapat pendidikan baik.

Dora mendidik empat orang anaknya dengan disiplin tinggi. Keluarga Sumitro dan Dora tumbuh dalam lingkungan beragam keyakinan, menjadikannya suasana kaya akan perbedaan agama dan budaya.

Dora Marie Sigar menghembuskan nafas pada 23 Desember 2008 di RS Mount Elozabeth Singapura. Ia meninggal pada usia 87 tahun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....