BRIN Luncurkan Buku 'Mengembalikan Tionghoa Kedalam Historiografi Indonesia'
- 07 Nov 2024 12:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Pusat Riset Politik (BRIN) meluncurkan buku 'Mengembalikan Tionghoa Ke Dalam Historiografi Indonesia'. Buku ini membahas peran dan kontribusi masyarakat Tionghoa dalam konteks sejarah sosial politik Indonesia, terutama pada masa Reformasi.
Peluncuran buku ini juga merupakan bentuk persembahan 70 tahun, Prof. Asvi Warman Adam, dalam purna tugasnya menjadi peniliti Pusat Riset Politik (BRIN). Sebelumnya, Asvi juga dikenal sebagai salah seorang peniliti utama LIPI dan ahli sejarah Indonesia.
"Pak Asvi merupakan salah satu idola saya, ia selalu konsisten dalam melakukan penelitian dan pengkajian. Salah satu kajian yang paling terkenalnya adalah komunis di Indonesia, baik terkait arsip maupun kondisi sosial mereka," kata Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko di Kampus BRIN, Jakarta, Kamis (7/11/2024).
Laksana menjelaskan, buku ini diharapkan bisa menjadi referensi penting dalam memperdalam pemahaman tentang eksistensi etnis Tionghoa. Salah satunya dalam kontribusinya terhadap pembangunan di Indonesia.
"Jadi, kita harus melihat bahwa etnik Tionghoa ditengah arus demokratisasi dan globalisasi. Dan buku kita yang akan kita terbitkan sekarang ini, pengembalikan Tionghoa dalam historiografi kita, " ucapnya.
Ia mengatakan, buku ini bertujuan untuk mendorong pengakuan atas kontribusi etnis Tionghoa dalam membentuk identitas nasional Indonesia. Diharapkan pula, karya ini akan menjadi rujukan bagi sejarawan hingga peneliti sejarah yang tertarik memahami peran kelompok minoritas di Indonesia.
"Satu hal yang tidak pernah lepas dari pak Asvi dalam setiap kajiannya itu adalah pendekatan historis, dan historiografi yang dipakainya di dalam berbagai tulisannya. Ini yang menjadi kekuatan dan keunggulan dari kerja pak Asvi sebagai peneliti, " ujar Laksana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....