Legislator Soroti Dugaan Kandungan Berbahaya Anggur Muscat

  • 29 Okt 2024 19:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diminta berkoordinasi dengan Badan Karantina. Ini mengenai dugaan adanya kandungan bahaya dalam salah satu varietas anggur premium asal Jepang, anggur Muscat.

"Koordinasi dengan mereka, dengan Badan Karantina. Katanya itu sangat berbahaya lho anggur itu," kata Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani di Kompleks Parlemen, Selasa (29/10/2024). .

"Kok bisa (anggur Muscat) beredar di supermarket-supermarket? Ya kalau saya dari Komisi IX, enggak bisa tangan saya langsung ke Karantina karena itu bukan mitra saya, ya saya pasti ke kamu. Pasti ke anda (BPOM)," ujarnya menambahkan.

Di media sosial ramai diperbicangkan adanya residu kimia atau pestisida di ambang batas aman dalam anggur Shine Muscat yang beredar di pasaran. Dewan Konsumen Thailand mencatat bahwa 23 dari 24 sampel anggur Shine Muscat yang diuji oleh mereka terkontaminasi dengan residu kimia berbahaya.

Persoalan itu lalu membuat Malaysia juga melakukan pemeriksaan pada anggur Muscat yang juga dijual di negara itu. Politisi Nasdem ini mengaku telah menghubungi Deputi Bidang Penindakan BPOM Rizkal untuk mengetahui lebih lanjut tentang persoalan tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....