ASDP Ungkap Penyebab Macet di Pelabuhan Merak
- 17 Apr 2024 10:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: PT ASDP Ferry Indonesia membeberkan, biang kerok kemacetan 'horor' di Pelabuhan Merak, Banten, ketika arus mudik Lebaran 2024. Kemacetan hingga 18 kilometer itu terjadi, karena terjadi penumpukan pemudik di pelabuhan.
Ribuan penumpang tersebut, berbondong-bondong datang ke Pelabuhan Merak tidak sesuai jadwal tiket keberangkatan kapal penyeberangan. Alhasil, puluhan ribu kendaraan itupun menumpuk di area pelabuhan.
"Sesungguhnya kapasitas kami itu 26.000 kendaraan maksimumnya, Kemarin, jumlahnya 19.700 kendaraan kurang lebih yang datang tidak punya tiket. Atau punya tiketnya seharusnya berangkatnya besok atau lusa, tapi maunya berangkat hari ini," kata Ira dalam keterangan persnya, dikutip Rabu (17/4/2024).
Pada hari biasa, Ira mengatakan, mobil yang melewati Merak sekitar 8.000-9.000 kendaraan. Sedangkan pada hari puncak Lebaran 2024 kemarin, jumlahnya mencapai 42.000 kendaraan.
Ira pun merasa bersyukur, karena kemacetan mencemaskan itu tidak terjadi saat arus balik Lebaran 2024. Arus balik lebaran lebih lancar, karena pemudik sudah mendapatkan pengalaman saat arus mudik.
"Arus balik bisa dibilang lancar, karena para pemudik yang menyeberang sudah memiliki tiket. Kami cek Selasa (16/4/2024) pemudik balik ke Jawa, datanya 98 persen lebih sudah punya tiket di hari-jam sama," ucapnya.
Kemudian, ia mengakui, sebanyak 20 juta orang menyeberangi Merak-Bakauheni setiap tahunnya dalam momen tersebut. Setiap tahunnya, ASDP melayani hampir 50 juta penumpang.
"Terbesar pergerakannya di Merak-Bakauheni, terutama saat libur Natal dan Lebaran. Hampir 50 juta atau 49 juta dalam satu tahun dan 21 jutanya adalah di Merak-Bakauheni," ujar Ira.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....